Komputerisasi Ujian CPNS Membutuhkan Dana Rp 70 Miliar

By gladwin | July 31, 2012

CPNS 2012 – Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPAN RB) membutuhkan anggaran sekitar Rp 70 miliar untuk penyediaan fasilitas komputer di kabupaten/ kota. Fasilitas ini digunakan dalam ujian Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS).

Demikian disampaikan Menteri PAN RB Azwar Abubakar saat di Kantor Kementerian Keuangan, Jalan Wahidin Raya, Jakarta, Senin malam (30/7/2012).

“Kita baru minta uangnya, kita butuh Rp 70 miliar untuk menyiapkan agar di kabupaten kota ada pusat untuk pengujian secara komputer,” ungkapnya.

Menurut Azwar, pengujian secara komputerisasi ini dapat menekan biaya pengujian manual yang menggunakan kertas.

“Rp 70 miliar itu kecil, bandingkan saja, untuk ujian K2 (Pegawai Honorer Kategori 2) bisa Rp 100 miliar sekali ujian. Jadi kalau kita punya komputer maka jauh lebih murah,” paparnya.

Namun, lanjut Azwar, penggunaan teknologi ini tetap harus diawasi dalam realisasinya. Hal ini guna mencegah penyalahgunaan teknologi oleh oknum-oknum yang tidak bertanggungjawab.

“Harus tetap diamankan karena nanti di-hacker habis semuanya,” tegas Azwar.

Azwar menambahkan komputerisasi ujian CPNS ini diharapkan dapat dilaksanakan pada tahun 2013 mendatang. Sementara untuk penerimaan CPNS tahun ini, ujian masih dilakukan secara manual.

“Ini kita masih persiapkan, saat ini ujiannya masih pakai kertas nanti secara komputer. Tahun ini, 23 daerah ada sekitar 14 ribu masih pakai kertas, yang soalnya dibuat dari konsorsium tim, tahun depan baru kita siapkan untuk komputer, 2013 mudah-mudahan bisa keluar (anggarannya),” pungkas Azwar. Ref:detik.finance