Info Formasi CPNS 2018 yang Akan Dilaksanakan Setelah PILKADA

By gladwin | March 9, 2018
WhatsAppShare
HOT INFO !
Ujian CPNS akan dilaksanakan dengan sistem Computer Assisted Test (CAT).
Latihan Ujian CAT CPNS Wajib dipelajari untuk persiapan TES CPNS nanti.
Dapatkan Kisi Kisi Soal CAT CPNS, Info lengkap silakan --->> Klik Disini

Formasi CPNS 2018 – Kabar penerimaan CPNS 2018 makin santer belakangan ini. Hal ini ditambah dengan info bahwa pelaksanaan rekrutmen CPNS 2018 akan dilangsungkan setelah hajat nasional yaitu Pilkada selesai. Dikabarkan bahwa Pemerintah akan membuka penerimaan atau rekrutmen Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) setelah pelaksanaan Pemilihan Kelapa Daerah (Pilkada) berlangsung pada Juni 2018. Ada sejumlah jabatan yang akan dibuka dalam rekrutmen tersebut.

Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB), Asman Abnur mengatakan, proses seleksi formasi untuk CPNS akan berbeda dari tahun-tahun sebelumnya. Pada tahun ini, setiap pengajuan formasi dari Kementerian/Lembaga (K/L) maupun pemerintah daerah (pemda) harus detail sehingga bisa diketahui CPNS tersebut nantinya akan ditempatkan di posisi mana.

“Pertama, kompetensi. Kemudian kedua, cocok tidak dengan bidang tugas yang ditawarkan. Itu harus kita cocokkan. Kemudian unit-unit kerja mana saja yang membutuhkan,” katanya di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa (6/3/2018). Menurut Asman, dengan demikian, formasi CPNS yang akan dibuka nanti bukan berdasarkan pada keinginan K/L atau pemda, melainkan atas dasar kebutuhan.

“Jadi saya dengan tim sekarang tidak mau lagi menerima sarjana teknik sekian orang. Nah kita mau teknik itu teknik apa saja, ditempatkan di unit kerja mana. Dengan demikian, sebelum kita memutuskan, kita sudah tahu seseorang itu ditempatkan di mana, untuk unit kerja mana,” jelasnya. Selain itu, hal ini juga untuk menghindari PNS yang diterima nanti berpindah-pindah posisi. Dengan demikian, diharapkan begitu diterima, PNS tersebut bisa langsung bekerja secara maksimal.

“Jadi dia tidak ada alasan lagi untuk minta pindah (CPNS). Misalnya untuk guru, guru SD di mana, guru SMP di mana, gitu. Jadi tidak ada alasan nanti. Ya mungkin diberlakukan mungkin lima tahun, baru dia pindah,” tutupnya.

WhatsAppShare