Waw, Pendapatan Jasa Marga Meningkat di Tahun 2010

By gladwin | January 1, 2011
WhatsAppShare
HOT INFO !
Ujian CPNS akan dilaksanakan dengan sistem Computer Assisted Test (CAT).
Latihan Ujian CAT CPNS Wajib dipelajari untuk persiapan TES CPNS nanti.
Dapatkan Kisi Kisi Soal CAT CPNS, Info lengkap silakan --->> Klik Disini

Volume lalu lintas di seluruh ruas tol yang dikelola PT Jasa Marga Tbk diperkirakan mencapai 960 juta kendaraan hingga akhir 2010. Ini berarti naik 4,7 persen dibanding tahun 2009. Terkait hal ini, hampir dipastikan volume kendaraan yang bertransaksi di jalan tol Jasa Marga akan mencapai 1,1 miliar kendaraan.

Direktur Utama Jasa Marga Frans Sunito mengatakan, pendapatan Jasa Marga dari pengelolaan jalan tol pada 2011 ditargetkan bisa mencapai Rp 4,8 triliun atau naik 11 persen dibanding 2010. “Laba bersih Jasa Marga pada 2010 ini bisa melebihi Rp 1 triliun atau melampaui pencapaian 2009 yang hanya Rp 922 miliar,” katanya di Jakarta, Kamis (30/12).

Menurut Frans, pendapatan Jasa Marga 2010 diperkirakan mencapai Rp 4,3 triliun atau naik 17 persen dibanding 2009. Sedangkan laba bersih hingga kuartal III 2010 sudah mencapai 960 miliar. Ini lebih tinggi dibanding periode yang sama 2009 sebesar Rp 922 miliar. “Jadi dipastikan ada peningkatan dibanding tahun lalu. Peningkatan laba tahun ini disumbang dari pendapatan usaha Jasa Marga,” ujarnya.

Di sisi lain, Frans menjelaskan, seharusnya Jasa Marga sudah mengoperasikan dua ruas tol, yakni Tol Semarang-Ungaran sepanjang 11 kilometer (seksi I Semarang-Solo) dan juga Surabaya-Mojokerto seksi I (Waru-Sepanjang) sepanjang 2,5 kilometer. “Seharusnya sudah beroperasi, tapi tertunda, dan mudah-mudahan bisa dioperasikan pada Januari 2011,” ujarnya.

Terkait target pendapatan usaha pada tahun 2011, Jasa Marga membidik angka Rp 4,8 triliun atau meningkat 11 persen dibanding 2010. Pendapatan usaha disumbang oleh volume kendaraan yang melintas di seluruh jalan tol milik Jasa Marga sebanyak 1,1 miliar unit.

Peningkatan pendapatan usaha Jasa Marga itu didukung oleh kenaikan tarif tol di sejumlah ruas dan kenaikan lalu lintas kendaraan di tol sebesar 3,28 persen. Selain itu, pendapatan usaha pada kuartal III 2010 juga disumbang dari ruas Jalan Tol Bogor Ring Road Tahap I (Sentul-Kedunghalang sepanjang 3,8 km) yang sudah dioperasikan sejak 23 November 2009.

Seperti diketahui, pada pertengahan tahun 2010 ini, Jasa Marga mendapat izin menaikkan tarif untuk dua ruas tol, yaitu Jakarta-Cikampek dan Tol Sedyatmo (Bandara Soekarno-Hatta). Untuk 2011, minimal pada kuartal III, Jasa Marga berencana juga kembali menaikkan tarif tol di 11 ruas. Kenaikan itu berada di kisaran 10-11 persen.

“Kenaikan tarif tol ini memang kebijakan berkala. Jika tahun genap kita ada dua ruas yang meningkat, maka di tahun ganjil ada 11 ruas, kecuali Jakarta-Cikampek dan Tol Sedyatmo. Kenaikan tarif mengikuti peningkatan inflasi pada tahun depan. Namun, kita masih tunggu,” ujarnya. (Novi)-suara karya

WhatsAppShare