Waduh…Lowongan CPNS Padang 2013 Batal Dilaksanakan

By gladwin | March 23, 2013
WhatsAppShare
HOT INFO !
Ujian CPNS akan dilaksanakan dengan sistem Computer Assisted Test (CAT).
Latihan Ujian CAT CPNS Wajib dipelajari untuk persiapan TES CPNS nanti.
Dapatkan Kisi Kisi Soal CAT CPNS, Info lengkap silakan --->> Klik Disini

Info CPNS Padang 2013 – Kabar tentang Lowongan CPNS kurang menyenangkan datang dari Padang. Pupus sudah harapan pencari kerja untuk mendapatkan kursi di birokrasi lingkungan Pemko Padang pada 2013 ini. Pasalnya, Pemko batal merekrut CPNS tahun ini. Hal tersebut diputuskan setelah menghitung komposisi APBD Padang yang masih didominasi belanja pegawai.

“Pemko Padang sudah memutuskan, bahwa kita tidak akan mengajukan pengajuan PNS baru sampai komposisi anggaran kita seimbang,” ujar Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Padang Asnel kepada koran ini kemarin.

Saat ini, katanya, komposisi belanja langsung dan tak langsung masih sekitar 70:30 persen. Artinya, sebagian besar anggaran masih diserap untuk membayar gaji PNS. Idealnya, sebut Asnel komposisi anggaran ini seimbang.

Sehingga dana untuk membiayai pembangunan infrastruktur dan program bisa lebih dimaksimalkan. “Minimal harus seimbang dulu 50 persen banding 50 persen. Baru nanti kita rekrut lagi PNS baru,” ujar mantan Kepala Dinas Pasar ini.

Dengan kebijakan demikian, pihaknya sebut Asnel akan mencoba memaksimalkan potensi PNS yang ada saat ini di lingkungan Pemko Padang. “Walaupun ada yang pensiun, tapi kita akan tetap optimalkan PNS yang ada,” ujarnya.

Meski demikian, Asnel mengakui adanya kebutuhan pemko untuk merekrut pegawai baru. Bahkan, idealnya, Pemko Padang harus memiliki 1.100 PNS lagi untuk menggantikan PNS yang pension pada 202 dan 2013. Pada 2012 saja, jumlah pegawai yang pensiun mencapai 600 orang. Sedangkan, 2013 diperkirakan 400 orang.

“PNS-PNS yang pensiun tersebut kebanyakan berasal dari instansi-instansi teknis seperti di dinas PU, TRTB dan serta guru,” kata Asnel.

Sementara itu, batalnya perekrutan CPNS tahun ini, praktis menimbulkan kekecewaan bagi sejumlah pencari kerja. Bagaimanapun, peluang menjadi PNS tetap diidolakan sebagian besar pencaker.

Tika (25), alumni Fakultas Teknis Sipil Unand ini mengaku tetap mengincar peluang menjadi PNS. Baginya menjadi pamong negara memiliki jaminan yang cukup kuat untuk hari tua. Selain itu, PNS juga memiliki jenjang karir yang cukup jelas.

“Zaman sekarang ini, menjadi PNS cukup diminati. Jaminan hidup yang diberikan pemerintah kepada PNS cukup kuat. Sebenarnya, saya berharap Pemko Padang membuka peluang, karena saya berdomisili di kota ini. Tapi, kalaupun batal, saya akan intai di daerah lain,” ujar Tika.

Ketatnya persaingan memperebutkan kursi PNS tak menjadi alasan bagi perempuan yang berdomisili di Kototangah untuk patah arang. Selain mengharapkan keberuntungan berpihak, persiapan mental dan materi tetap dibutuhkan.

Senada, Nanda (29) mengaku selalu menantikan dibukanya lowongan CPNS. Setelah tahun lalu tidak ada perekrutan di Padang, dia berharap tahun ini bisa dibuka kembali. “Saya mau menjadi guru PNS di Padang,” katanya.

Adanya pembatalan tersebut, praktis membuatnya harus berpikir ulang mencari daerah lain yang tetap membuka peluang. “Bisa jadi saya ikut tes CPNS di daerah lain, tapi saya tetap berharap Padang membuka peluang,” ujarnya. (Ref:tin/posmetropadang)

WhatsAppShare