Tahun 2011 Perum Damri Akan Merger Dengan Perum PPD

By gladwin | January 5, 2011
WhatsAppShare
BERITA PENTING !
Ujian CPNS akan dilaksanakan dengan sistem Computer Assisted Test (CAT).
Latihan Ujian CAT CPNS Wajib dipelajari untuk persiapan TES CPNS nanti.
Ikuti Tryout CAT CPNS 2017, Info lengkap silakan -->> Klik Disini

Direksi Perum Damri siap meneruskan program merger dengan Perum Perusahaan Pengangkutan Daerah (PPD) dengan target penyelesaian tahun 2011. Saat ini, kedua perseroan masih belum memutuskan mana dari dua opsi yang akan diambil, merger horisontal atau menjadikan PPD sebagai anak usaha Damri.

Demikian diungkapkan Direktur Utama baru Damri Agus S Subrata usai pelantikan jajaran direksi baru Damri di Kementerian BUMN, Jakarta, Rabu (5/1). “Target penyelesaiannya belum kita tentukan. Yang jelas 2011 harus selesai. Kita harus kaji bentuk merger yang bisa tingkatkan kinerja dan perluas jaringan. Jangan sampai sebaliknya,” ujarnya.

Agus melanjutkan, wacana merger ini memang sudah lama ditawarkan kepada kedua perseroan oleh Kementerian BUMN. Namun, belum terlaksana hingga kini karena masih banyaknya kajian yang dilakukan.

Agus menilai, dari kedua opsi, dirinya pribadi melihat opsi merger horisontal yang lebih menguntungkan. Dengan opsi ini, akan ada dua kemungkinan, salah satu nama perusahaan hilang atau keluar dengan nama baru. “Nantinya, bisa jadi ada perubahan badan hukum, dari Perum menjadi PT,” ujar Agus.

Menurutnya, akan ada banyak keuntungan yang didapat dari merger ini. Sebab, selama ini PPD mengoperasikan angkutan kota khusus di DKI Jakarta, daerah di mana Damri hanya mengoperasikan angkutan moda di bandar udara. Saat ini angkutan kota Damri beroperasi di 55 kota di seluruh Indonesia dengan tujuh segmen usaha.

“Kita punya angkutan kota di Semarang, Bandung, Surabaya, kecuali di Jakarta. Merger ini jadi satu keuntungan bagi kita,” ujarnya. Saat ini Damri total mempekerjakan 5.631 orang karyawan, sementara PPD 350 orang. “Merger selama ini identik dengan pengurangan jumlah karyawan. Tapi kita usahakan itu tidak akan terjadi,” ujar Agus.(MI/DOR) – metrotv news

WhatsAppShare