Rekrutmen CPNS Kendal 2011 Makin Memberatkan ADD 2012

By gladwin | May 19, 2011
WhatsAppShare
BERITA PENTING !
Ujian CPNS akan dilaksanakan dengan sistem Computer Assisted Test (CAT).
Latihan Ujian CAT CPNS Wajib dipelajari untuk persiapan TES CPNS nanti.
Ikuti Tryout CAT CPNS 2017, Info lengkap silakan -->> Klik Disini

Alokasi Dana Desa (ADD) tahun 2012, terancam turun lagi. Bahkan ADD 2012 terancam kian terpuruk. Hal tersebut disampaikan Sakdullah, Ketua Komisi A DPRD Kendal ketika ditemui, Kamis (19/5).

Menurut Sakdullah, penurunan terjadi karena regulasi yang ada benar-benar tidak berpihak pada pembangunan desa. “Terlebih jika Pemkab Kendal tahun 2011 ini melakukan rekruitmen CPNS dalam jumlah banyak. Rekruitmen CPNS di atas 200 orang, akan menurunkan ADD tahun 2012. Bisa jadi jumlah ADD 2012 jauh di bawah ADD tahun 2011,” katanya.

Dijelaskan, penetapan jumlah ADD sesuai dengan regulasi yang ada, adalah dari Dana Perimbangan 10 persen, setelah dikurangi gaji. Sedangkan, dana perimbangan terdiri dari dana hasil pajak dan sumber daya alam ditambah Dana Alokasi Umum (DAU). “Oleh karena itu, PBB, Pajak Daerah, Retribusi Daerah dan komponen lain harus ada kenaikan minimal 13 persen,” tegasnya.

Dengan demikian, tambahnya, ADD bisa bangkit kembali seperti tahun 2010 sekitar Rp 21 milyar, jika pemerintah bisa melakukan langkah-langkah tepat. Langkah-langkah yang dimaksud adalah, menaikkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) hingga menyentuh angka Rp 100 miliar.

Selain itu, bila memungkinkan, tahun 2011 tidak perlu membuka pendaftaran CPNS baru dan mengefisienkan PNS yang ada. Pemkab juga harus melakukan perhitungan dan pengendalian sertifikasi.

“Selain itu harus bisa menaikkan prosentase ADD dari 10 persen menjadi 20 persen, dengan resiko terjadinya pemangkasan di setiap anggaran SKPD. Itulah sebabnya, tanpa melakukan hal tersebut mustahil ADD akan bangkit kembali,” paparnya.

Ditemui belum lama ini, Alek Supriyono Kepala Dinas Pendapatan Pengelolaan Keuangan Daerah (DPPKD) mengatakan, penurunan anggaran ADD ada banyak faktor yang mempengaruhi. Termasuk penurunan pemasukan pajak PBB, Retribusi Daerah, Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB), Dana Alokasi Umum serta PSDA.

“ADD tahun 2010 ini, kami telah menyusunnya sesuai Peraturan Pemerintah nomer 72 tahun 2005 tentang Desa,” tegasnya didampingi Muh Arifin, Kabid Anggaran DPPKD Kendal. Ref : Suara merdeka

WhatsAppShare