Ratusan Pelamar Memperebutkan Kursi Dirut PDAM Surabaya

By gladwin | August 25, 2011
WhatsAppShare
HOT INFO !
Ujian CPNS akan dilaksanakan dengan sistem Computer Assisted Test (CAT).
Latihan Ujian CAT CPNS Wajib dipelajari untuk persiapan TES CPNS nanti.
Dapatkan Kisi Kisi Soal CAT CPNS, Info lengkap silakan --->> Klik Disini

Sebanyak 150 orang berebut kursi Direktur Utama (Dirut) PDAM Surya Sembada Surabaya. Jumlah ini masih bisa bertambah karena penutupan lowongan jabatan kursi Dirut perusahaan milik Pemkot Surabaya baru akan ditutup tanggal 27 Agustus mendatang.

“Posisi persaingan memperebutkan kursi dirut PDAM memang seperti itu. Namun, jumlah orang yang akan bersaing memperebutkan kursi Dirut masih bisa bertambah mengingat pendaftarannya belum ditutup. Karena penutupan pendaftarannya hingga  Sabtu (27/8) mendatang pukul 24.00,” kata Arifin Hamid, anggota Badan Pengawas PDAM, Rabu (24/8).

Menurut dia, sepengetahuan dia para pendaftar calon dirut PDAM terdiri dari banyak kalangan. Bahkan ada sejumlah orang dari jajaran direksi dan karyawan PDAM sendiri resmi telah mendaftarkandiri. Mereka di antaranya Tatur Jauhari (Direktur Distribusi), Sekretaris PDAM Indrarini dan Ninik Yuniwati (Direktur Keuangan). Sedangkan, Ashari Mardiono yang kini duduk sebagai Plt Dirut PDAM dan merangkap sebagai direktur teknik dikabarkan juga akan maju.

“Kalau Pak Tatur dan Bu Ninik sudah mendaftar, tapi kalau Pak Ashari masih belum, tapi nggak tahu lagi kalau dalam satu atau dua hari mendatang dia mendaftarkan diri,” ujarnya.

Menurutnya, pertarungan perebutan calon Direktur Utama (dirut) PDAM setelah ditinggalkan Mohamad Selim yang mengajukan pengunduran diri per 1 Mei lalu itu tampak seru. Karena peminatnya semakin banyak. Kalau sebelum Bawas baru terbentuk pendaftarnya hanya 29 orang. Tapi, setelah Bawas terbentuk dan bawas sudah melelang pengadaan konsultan penerimaan calon Dirut pendaftar calon Dirut PDAM membludak. “Nggak tahu kenapa demikian, tapi inilah faktanya,” ungkap dia.

Pendaftaran calon Dirut ini diharapkan banyak peminatnya. Karena, haraoan Bawas konsultan penerimaan calon Dirut bisa menjaring sebanyak-banyaknya para calon dirut PDAM dan dengan ketentuan yang sudah dipersyaratkan. “Semakin banyak pendaftarnya semakin baik tentuanya, karena banyak pilihan,” tambah mantan anggota DPRD Surabaya ini.

Ashari Mardiono saat ditanya soal apakah dirinya juga akan maju menjadi calon dirut, ia  hanya senyum-senyum saja. Namun, dia memberikan isyarat bakal maju mendaftar sebagai calon dirut definitif. “Ya, tunggu saja,” katanya pendek

Disinggung tentang kapan lamarannya akan diajukan, ia mengatakan, lamarannya tinggal di-enter saja. Artinya, data lamarannya sudah dibuat dan bila waktunya tiba file lamarannya siap dikirim via surat elektronik atau email.

Menurut dia, dirinya memang telah memiliki pengalaman di PDAM. Bahkan, dia juga sudah mengetahui seluk-beluk PDAM. Namun, tidak mau takabur soal ini.

Miliki Keuntungan

Sementara itu, Ketua Dewan Pelanggan PDAM Ali Musyafak mengatakan, orang dalam PDAM memiliki keuntungan jika mendaftarkan diri sebagai calon dirut. Kata dia, keuntungan tersebut adalah telah memahami dan tahu persis seluk beluk PDAM. “Entah keuangannya, jaringan pipa PDAM-nya, kendala-kendalanya dan cara memecahkan masalah,” katanya.

Ia berpendapat, keuntungan paling besar adalah ketika menyesuaikan diri dengan kebijakan walikota yang tidak menginginkan ada kenaikan tarif PDAM. Bagi dirut dari luar, hal ini pasti sulit. Sebab PDAM juga dihadapkan pada persoalan kenaikan listrik, kenaikan bahan baku air, kenaikan gaji pegawai dan sebagainya. “Tapi kalau orang dari dalam PDAM sendiri, dia pasti sudah tahu celah-celahnya bagaimana mengatasi persoalan seperti itu,” ungkapnya. pur. Ref : surabayapost

WhatsAppShare