Puluhan Pendaftar CPNS Makassar Tanpa Perangko Balasan

By gladwin | December 6, 2010
WhatsAppShare
HOT INFO !
Ujian CPNS akan dilaksanakan dengan sistem Computer Assisted Test (CAT).
Latihan Ujian CAT CPNS Wajib dipelajari untuk persiapan TES CPNS nanti.
Dapatkan Kisi Kisi Soal CAT CPNS, Info lengkap silakan --->> Klik Disini

Tahap penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) su-dah memasuki tahap pengiriman kartu tes kepada masing-masing pelamar.

Seperti halnya untuk penerimaan di lingkup Pemkot Makassar, yang ujiannya akan dilaksa-nakan 10 Desember mendatang.

Namun saat ini proses ini terhambat karena sekira 80 pelamar yang mengikutsertakan perangko balasan. Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kota Makassar, Sittiara, Minggu (5/12), me-ngakui hal itu sudah dikoordinasikan de-ngan PT Pos Indonesia Cabang Makassar. “Semua nomor tes peserta sudah didistribusikan ke alamat masing-masing.

Kecuali yang tidak mengikusertakan perangko balasan. Namun diharapkan PT Pos mengatasi hal ini, guna membantu para peserta supaya bisa mengikuti tes CPNS,” ujarnya. Sittiara menjelaskan, setelah menyampaikan hal itu ke PT Pos menyanggupi dan berinisiatif menghubungi peserta tersebut. Sittiara juga menyampaikan kepada peserta CPNS supaya bersabar, hal itu dikarenakan nomor tes yang dikirimkan ke peserta dilakukan secara bertahap. “Saya harapkan peserta yang belum dapatkan nomor tes supaya bersabar karena semua akan kita kirimkan,” katanya.

Dikonfirmasi terpisah, Ketua Satuan Tugas (Satgas) penerimaan CPNS PT Pos cabang Makassar, Muktadir Tayyeb mengatakan, peserta yang tidak mengirimkan perangko balasan akan tetap hubungi. “Yang ada nomor teleponnya kita hubungi untuk datang ke Kantor Pos untuk melunasinya, sementara yang tidak ada nomor kita tetap antarkan kemudian ditagih di tempatnya,” ujar Muktadir.

Sekadar diketahui, di seleksi CPNS 2010 kota Makassar, sebanyak 5.606 pendaftar yang dinyatakan lolos berkas. Dari total peserta yang memasukkan lamaran, 6.741 orang. Untuk tahun ini, Makassar mendapat jatah 210 orang, dan 167 diantaranya diperuntuhkan ke formasi guru SD dan tenaga kesehatan. (mg12-mg09/dul/D)

WhatsAppShare