PT. Kereta Api Logistik Mengembangkan Layanan Door to Door

By gladwin | June 26, 2012
WhatsAppShare
HOT INFO !
Ujian CPNS akan dilaksanakan dengan sistem Computer Assisted Test (CAT).
Latihan Ujian CAT CPNS Wajib dipelajari untuk persiapan TES CPNS nanti.
Dapatkan Kisi Kisi Soal CAT CPNS, Info lengkap silakan --->> Klik Disini

Layanan Kalog – Sejak berdiri pada tahun 2009, ekspansi usaha PT. Kereta Api logistik (KALOG), anak perusahaan PT. Kereta Api Indonesia (KAI) (Persero) semakin menunjukkan eksistensinya. Pada awal berdirinya, layanan usaha PT. Kereta Api Logistik hanya melakukan pelayanan pengiriman barang hantaran hanya dari stasiun ke stasiun. PT. KALOG semakin mengembangkan proses bisnisnya sebagai perusahaan penyedia jasa layanan distribusi logistik secara Total Solution melalui “End-to-End Services”. Dengan terbitnya surat izin dari Direktur Jenderal Penyelenggaraan Pos dan Informatika No : 059/KEP/DJPPI/KOMINFO/06/2012 tentang Izin Penyelenggaraan Jasa Titipan PT. KALOG, menjadi modal bagi PT. KALOG dalam mengembangkan bisnis barunya. Yaitu, bisnis jasa titipan atau kurir.

Direktur Keuangan dan Umum PT. KALOG, Soemartono, mengatakan bahwa embrio dari bisnis jasa kiriman ini sebenarnya sudah ada sejak PT. KALOG berdiri. Tetapi fokusnya masih dalam bentuk jasa pengiriman barang hantaran, dan pelayanannya lebih banyak dari stasiun ke stasiun. konsumennya pun sebagian besar masih para ekspeditur. “Dalam pengembangan usahanya, PT. KALOG melayani dari tempat pengiriman ke tujuan atau Door to Door. Dan akan menjaring pengguna pengirim langsung, bukan lagi para ekspeditur,” ujar Soemartono dalam acara Sosialisasi dan Internalisasi Layanan Bisnis kurir PT. KALOG, Kamis (21/6).

Pada kesempatan yang sama, Manager Bisnis Kurir PT. KALOG, Army Hani menjelaskan, untuk menunjang bisnis baru ini, pihaknya telah menambah jumlah perwakilan/cabang di daerah dari 6 kota menjadi 17 kota yang tersebar di sepanjang Pulau Jawa. Dan diprogramkan pada tahun ini, jumlah total perwakilan/cabang yang dimiliki oleh PT. KALOG menjadi 37 unit. “Dengan bertambahnya jumlah jaringan pelayanan di daerah, diharapkan akan semakin mengoptimalkan bisnis baru yang akan dikembangkan oleh PT. KALOG, jelas Army.

Pihaknya pun akan semakin ketat dalam mengantarkan barang hantaran. Sesuai dengan standar tingkat keamanan yang telah dibuat PT. KAI tentang barang-barang yang dilarang dimuat dengan berdasarkan pada peraturan yang berlaku. Seperti barang yang mudah terbakar atau meledak sampai pada barang yang mengandung zat psikotropika. Mengingat telah terjadinya kebakaran barang hantaran yang terjadi di Stasiun Semarang Poncol beberapa bulan yang lalu. Sumber:Humaska/PT.KAI

WhatsAppShare