PT Jasa Marga Tbk Fokus Menggarap Bisnis Non Jalan Tol

By gladwin | March 17, 2011
WhatsAppShare
BERITA PENTING !
Ujian CPNS akan dilaksanakan dengan sistem Computer Assisted Test (CAT).
Latihan Ujian CAT CPNS Wajib dipelajari untuk persiapan TES CPNS nanti.
Ikuti Tryout CAT CPNS 2017, Info lengkap silakan -->> Klik Disini

BUMN infrastruktur PT Jasa Marga Tbk semakin fokus menggarap bisnis non jalan tol yang dinilai berpotensi dalam pengembangan perusahaan tersebut dalam beberapa tahun ke depan.

Direktur Utama Jasa Marga Frans S. Sunito mengatakan agar semakin fokus dalam menggarap bisnis non jalan tol, hari ini pihaknya menyempurnakan anggaran dasar perseroan tersebut dalam rapat umum pemegang saham (RUPS) hari ini.

Dia menyebutkan dalam RUPS tersebut pihaknya menggambarkan secara lebih rinci jenis-jenis usaha non jalan tol yang akan dilakukan oleh Jasa Marga.

“Sesuai peraturan dari Bapepam-LK [Badan Pengawas Pasar Modal dan Lembaga Keuangan], tiap jenis usaha yang dilakukan harus dirinci untuk menggambarkan jenis usaha tersebut,” ujarnya usai RUPS hari ini.

Frans menjelaskan dalam anggaran dasar yang disempurnakan tersebut, pihaknya menyebutkan jenis-jenis usaha non jalan tol yang akan dilakukan, yaitu properti, transportasi, dan bisnis perbaikan dan pemeliharaan jalan.

Dia menuturkan untuk bisnis properti pihaknya akan menambah tanah di luar koridor jalan tol untuk pembangunan perumahan, pergudangan, maupun perkantoran yang lokasinya berada di sekitar jalan tol.

Selanjutnya untuk bisnis transportasi, Frans mengatakan jenis bisnis yang akan dilakukan adalah transportasi penumpang dan transportasi barang. Adapun transportasi barang dibagi menjadi transportasi barang cair dan barang padat.

“Misalnya koridor jalan tol bisa dipakai untuk moda transportasi monorail dan juga bisa dipakai untuk angkutan barang, seperti pipa atau fiber optik,” tuturnya.

Frans menambahkan Jasa Marga juga sudah mulai merambah bisnis perawatan dan perbaikan jalan tol, baik yang sifatnya fisik maupun pendukung. Kata dia, pihaknya baru saja membentuk anak usaha yang khusus bergerak di jasa pelayanan pemeliharaan jalan tol.

Menurut Frans, penyempurnaan anggaran dasar ini tidak mengubah nilai belanja modal (capex) 2011 yang sudah dianggarkan Jasa Marga pada akhir 2010. Kata dia, nilai investasi untuk bisnis non jalan tol tersebut masih senilai Rp125 miliar.

“Yang disempurnakan itu anggaran dasar yang sifatnya untuk jangka panjang, hingga puluhan tahun mendatang. Jadi untuk capex tahun ini kita tidak ada perubahan,” ujarnya.

Frans menuturkan pihaknya menargetkan pendapatan hingga Rp4,8 triliun pada 2011. Nilai tersebut sudah termasuk prediksi apabila tarif tol terealisasi tahun ini.(faa) Ref : bisnis

WhatsAppShare