Proses Seleksi CPNS Solo Dijamin Bebas Kecurangan

By gladwin | September 16, 2013
WhatsAppShare
BERITA PENTING !
Ujian CPNS akan dilaksanakan dengan sistem Computer Assisted Test (CAT).
Latihan Ujian CAT CPNS Wajib dipelajari untuk persiapan TES CPNS nanti.
Ikuti Tryout CAT CPNS 2016, Info lengkap silakan -->> Klik Disini

CPNS Solo 2013 – Pemkot Surakarta menjamin seleksi penerimaan CPNS 2013 berlangsung tanpa kecurangan. Pasalnya, seluruh tahapan teknis dilakukan secara terpusat dan meminimalkan campur tangan pemkot.

“Mulai penentuan jadwal ujian yang dilaksanakan serentak, distribusi lembar soal, sampai proses penilaian ditangani pemerintah pusat. Kami juga tidak campur tangan dalam penilaian, karena sistemnya sudah dibakukan oleh panitia dari Kementerian Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemen PAN dan RB),” ungkap Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD), Hari Prihatno.

Senin (16/9), informasi mengenai Rekrutmen CPNS 2013 Pemkot Surakarta bisa diakses publik. Panitia membuka lowongan bagi 35 formasi guru SMK dari pelamar umum dan pengangkatan PNS dari tenaga honorer kategori 2 (K2). Dari tenaga honorer, jumlah yang diangkat menjadi PNS adalah 30% dari kuota nasional.

Penerimaan berkas lamaran dibatasi mulai 20 September sampai 30 September. Menurut Hari, ujian dilaksanakan serentak pada 3 November 2013 bagi pelamar kategori umum dan guru honorer.

“Kami hanya menjalankan prosedur normatif penerimaan CPNS. Bahkan bisa dibilang, kami hanya menyediakan lokasi ujiannya saja.” jelasnya.

Hari menambahkan, pihaknya menyediakan sejumlah lokasi bagi pelaksanaan ujian tersebut. “Ujian bagi tenaga honorer dilakukan di SMAN 4 dan SMKN 2, dengan jumlah peserta 840 orang. Adapun untuk pelamar umum, disiapkan maksimal dua sekolah. Mereka mengerjakan 180 butir soal TKD dan TKB di hari yang sama,” jelas dia.

Kasubid Pengelolaan Dokumentasi dan Pengelolaan Data Pegawai BKD, Lisino Soares memperkirakan, CPNS tahun ini akan diikuti setidaknya 1.000 pelamar. Pelaksanaan rekrutmen mendapatkan dua sumber dana, yakni dari APBD dan kementerian. Penggunaan dana APBD tersebut dikhususkan untuk biaya penggandaan soal ujian, bagi pelamar kategori umum.

WhatsAppShare