Peresmian BUMN Perum Navigasi

By gladwin | January 16, 2013
WhatsAppShare
HOT INFO !
Ujian CPNS akan dilaksanakan dengan sistem Computer Assisted Test (CAT).
Latihan Ujian CAT CPNS Wajib dipelajari untuk persiapan TES CPNS nanti.
Dapatkan Kisi Kisi Soal CAT CPNS, Info lengkap silakan --->> Klik Disini

Peresmian Perum Navigasi – Pemerintah akhirnya meresmikan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) baru dibidang navigasi, yakni Perum Lembaga Penyelenggara Pelayanan Navigasi Penerbangan Indonesia (LPPNI). Perum ini nantinya akan mengontrol seluruh sistem navigasi penerbangan di Indonesia.

Menteri Badan Usaha Milik Negara menuturkan, dengan terbentuknya BUMN navigasi ini diharapkan penanganan navigasi di Indonesia akan dapat dikendalikan dengan jauh lebih baik. Pasalnya, dengan pembentukan BUMN navigasi ini penanganan navigasi di Indonesia akan menjadi satu, dimana sebelumnya penanganan navigasi di Indonesia terpisah-pisah.

“Seharusnya secara teori penanganan navigasi akan lebih baik. Dengan pembentukan perum ini, layanan navigasi penerbangan akan lebih fokus dan profesional,” ujar Dahlan di Jakarta, Rabu (16/1).

BUMN navigasi ini sendiri telah berdiri sejak 13 September 2012, melalui Peraturan Pemerintah Nomor 77 tahun 2012. Dengan terbentuknya Perum ini, maka saat ini jumlah BUMN bertambah menjadi 142 BUMN. Dahlan pun telah menangkat Ichwanul Idrus yang sebelumnya merupakan direktur navigasi penerbangan Kementerian Perhubungan sebagai Direktur Utama, Wisnu Darjono sebagai Direktur Safety dan Standar, Saryono sebagai Direktur Personalia dan Umum, Fadli Soesilo sebagai Direktur Teknik Navigasi Penerbangan.

Kemudian, Sonatha Halim Jusuf sebagai direktur keuangan, Amran sebagai Direktur Manajemen Lalu Lintas Penerbangan, dan New In Hartaty Manulang sebagai Direktur Service Development dan IT.

Adapun pelayanan jasa penerbangan yang akan dilakukan oleh BUMN navigasi ini meliputi pelayanan lalu lintas penerbangan, pelayanan telekomunikasi penerbangan, pelayanan informasi neuratika, pelayanan informasi aeronautika, pelayanan informasi meterologi penerbangan, serta pelayanan informasi pencarian dan pertolongan.Dia pun meminta kepada Direksi dan Komisaris Perum BUMN tersebut untuk segera melakukan rapat terkait program kerja dan anggaran yang diutuhkan perusahaan dalam sebulan ke depan. Selain itu, dia pun meminta kepada Direktur Keuangan untuk segera membuka rekening bank.

“Sore ini, direksi harus membuka neraca keuangan dan juga rekening bank karena Angkasa Pura I dan II akan mengirimkan uang sebagai dana bridging,” terang dia.

Dahlan pun menambahkan, pihaknya akan melakukan evaluasi terkait kinerja direksi dan komisaris BUMN tersebut. Jika kinerja direksi dan komisaris dirasa tidak sesuai dengan harapan, maka Dahlan pun menegaskan pemerintah tidak segan melakukan perubahan susunan direksi. (Ref:Beritasatu)

WhatsAppShare