Penyerahan SK Asli CPNS Pontianak Menunggu Pra Jabatan

By gladwin | February 28, 2011
WhatsAppShare
BERITA PENTING !
Ujian CPNS akan dilaksanakan dengan sistem Computer Assisted Test (CAT).
Latihan Ujian CAT CPNS Wajib dipelajari untuk persiapan TES CPNS nanti.
Ikuti Tryout CAT CPNS 2017, Info lengkap silakan -->> Klik Disini

Walikota Pontianak Sutarmidji memerintahkan Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Pemko Pontianak, Zumyati, agar tidak menyerahkan SK CPNS asli kepada pegawai baru sebelum menyelesaikan pra jabatan.  “Jadi jika belum 100 persen PNS tidak diberikan SK asli. Hanya fotokopiannya saja,” ujar Sutarmidji seperti diberitakan Pontianak Post (Grup JPNN).

Kepala BKD Kota Pontianak Zumyati menyebutkan, untuk tahun 2010 Kota Pontianak mendapat alokasi tambahan formasi CPNS sebanyak 184 orang yang terdiri atas tenaga guru 74 orang, tenaga kesehatan 42 orang, dan tenaga teknis 68 orang. Dari formasi tersebut, hanya 169 formasi yang dapat diisi dengan rincian tenaga guru 65 orang, tenaga kesehatan 36 orang, dan tenaga teknis 68 orang.

Dijelaskan Zumyati, SK Pengangkatan CPNS Kota Pontianak Tahun 2010 terhitung mulai 1 Januari 2011, dengan ketentuan gaji mulai dibayar berdasarkan tanggal melaksanakan tugas yaitu 1 Maret 2011, sehingga tidak ada rapel gaji

Sementara, Walikota Sutarmidji mengancam akan mempercepat proses pemecatan PNS yang melanggar aturan sesuai peraturan yang berlaku. Saat ini ada lima orang PNS yang sedang menjalani proses pemecatan karena melanggar aturan kepegawaian. “Ada lima orang PNS yang akan dipecat. Semuanya masih dalam proses. Saya berharap PNS bisa tahu peraturan kepegawaian,” ujarnya.

Dia mengingatkan para anak buahnya untuk meningkatkan disiplin kerja, untuk mengabdi dan melayani masyarakat. Jika di lapangan ditemukan ada PNS yang tidak disiplin, kata Sutarmidji, maka otomatis pelayanan kepada masyarakat terganggu.

“Ini harus menjadi perhatian PNS. Misalnya masalah absen. Karena ketidakhadiran selama lebih dari 46 hari kerja akan mendapat sanksi. Begitu juga  jika ada PNS yang cara berpakaiannya tidak sesuai dengan semustinya,” katanya. Sutarmidji juga mendorong kepada CPNS agar terus meningkatkan kapasitas diri dengan melanjutkan sekolah ke jenjang lebih tinggi sesuai bidangnya. Ref : tin/sam/jpnn

WhatsAppShare