Penyebab Moratorium CPNS Adalah Belanja Pegawai Yang Tinggi

By gladwin | January 16, 2013
WhatsAppShare
HOT INFO !
Ujian CPNS akan dilaksanakan dengan sistem Computer Assisted Test (CAT).
Latihan Ujian CAT CPNS Wajib dipelajari untuk persiapan TES CPNS nanti.
Dapatkan Kisi Kisi Soal CAT CPNS, Info lengkap silakan --->> Klik Disini

Penyebab Moratorium CPNS – Selain dikarenakan adanya peraturan bersama tiga menteri yakni Menteri Negara Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi, Menteri dalam Negeri dan Menteri Keuangan tentang penundaan sementara (moratorium) penerimaan calon pegawai negeri sipil (CPNS), ternyata masih ada beberapa permasalahan menonjol yang menjadi penyebab utama. Salah satunya yakni beban belanja pegawai yang melampaui ketentuan dibandingkan dengan beban belanja publik.

“APBD Kotim 2012 untuk belanja pegawai sudah mencapai 50,68 persen dibandingkan dengan belanja publik sedangkan salah satu persyaratan penerimaan CPNS, belanja pegawai tidak boleh dari 50 persen dibandingkan belanja publik,” kata Kepala Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Kabupaten Kotim Yanero.

Selain “gemuk”-nya belanja pegawai, faktor lain menurut Yanero yakni belum adanya analisis jabatan dan analisis beban kerja serta peta jabatan, rencana pendistribusian pegawai serta belum tesedianya rencana kebutuhan pegawai untuk lima tahun yang akan datang.

“Ditambah lagi penataan pegawai yang belum dilaksanakan, hal ini lah yang menjadi momok mengapa tahun 2012 kita tidak bisa melakukan penerimaan cpns,” ucapnya.

Untuk mengatasi permasalahan tersebut, langkah yang saat ini dilakukan daerah adalah berusaha menyeimbangkan anggaran belanja langsung dengan anggaran belanja tidak langsung. Serta mendata secara real berapa kebutuhan pegawai yang diperlukan.

Sementara itu terkait pencabutan moratorium, hingga kini Pemkab Kotim belum menerima kabar mengenai apakah moratorium perekrutan akan dicabut atau akan berlanjut pada tahun mendatang.

“Sampai saat ini kami belum mendapatkan informasi apakah moratorium akan dicabut atau tidak, jadi kita masih menunggu pengumuman dari pusat,” kata Bupati Kotim Supian Hadi (16/1).

Supian berharap di tahun 2013 ini, moratorium penerimaan CPNS untuk Kabupaten Kotim bisa segera dicabut agar Pemkab dapat melakukan perekrutan pegawai untuk mengisi kekurangan tenaga pegawai yang terjadi terutama untuk tenaga guru dan kesehatan. Untuk diketahui jumlah kuota penerimaan cpns yang diajukan ke pusat sejak tahun 2011 ada sebanyak 3.288 orang dengan rincian untuk menempati posisi tenaga pendidik ada sebanyak 1.763 orang, tenaga kesehatan 172 orang dan tenaga teknis sebanyak 1.353 orang. (Ref:Jaringnews)

WhatsAppShare