Pemprov DKI Membutuhkan 3000 CPNS Pada Tahun 2011

By gladwin | December 12, 2010
WhatsAppShare
BERITA PENTING !
Ujian CPNS akan dilaksanakan dengan sistem Computer Assisted Test (CAT).
Latihan Ujian CAT CPNS Wajib dipelajari untuk persiapan TES CPNS nanti.
Ikuti Tryout CAT CPNS 2017, Info lengkap silakan -->> Klik Disini

Cpns dki jakarta 2011, tahun 2011 , Pemda DKI Jakarta membutuhkan tambahan PNS setidaknya 3.000 orang. Hal ini karena banyaknya PNS yang memasuki masa pensiun.

“Estimasi kita akan ada lowongan 3.000. Namun berapa penambahan jumlah PNS 2011 untuk DKI, kita masih mengusulkan kepada Men-PAN,” ujar Kabid Perencanaan dan Pendayagunaan Badan Kepegawaian Daerah (BPD) DKI Jakarta Maria Qitbia di sela seminar peluang karier bagi lulusan Uhamka di kampus Universitas Muhammadiyah Prof Dr Hamka yang dihadiri Rektor Prof Suyatno.

Diakui kebutuhan tambahan PNS sejumlah 3.000 orang tersebut untuk berbagai rumpun. Mulai dari tenaga pendidik hingga untuk mengisi kekosongan di unit-unit teknis yang ada.

Belum diketahui apakah dari formasi yang ada tersebut akan diambil dari tenaga fresh graduate (baru lulus) atau mengangkat PHLdan Pamdal yang ada secara bertahap. Namun Maria berharap baik mereka yang baru lulus maupun PHL/Pamdal yang sudah mengabdi belasan tahun bisa terakomodir semua.

Senada dengan Maria, Rektor Uhamka Prof Suyatno mengharapkan agar sarjana yang baru lulus tetap memperoleh hak untuk menjadi PNS. “Jumlah PHL di Jakarta memang sangat banyak. Tetapi seiring dengan itu, lulusan perguruan tinggi juga tak kalah banyaknya. Setiap tahun bertambah terus,” katanya.

Diakui Suyatno, profesi PNS masih menjadi impian banyak orang. Selain persoalan gaji yang jelas, jenjang karier di PNS juga lebih tertata dan teratur. “Padahal kalau menilik gaji, menjadi PNS sulit kemungkinannya untuk bisa hidup kaya, karena gajinya sudah terukur,” lanjut Suyatno.

Fakta tersebut tercermin dari makin bertambahnya jumlah pendaftar PNS pada Pemda DKI Jakarta. Tahun ini, dari formasi 1.810, jumlah pendaftar mencapai 18.000 orang atau 1 berbanding 10. Padahal menurut Maria, tahun sebelumnya hanya 1 banding 8 orang.

Dari 18 ribu tersebut, hanya sekitar 12 ribu yang lolos verifikasi, dengan rincian Jakpus menduduki jumlah paling sedikit 548 pelamar, Jaktim 4.000 pelamar, Jakut 900 pelamar, Jakbar 4.000 pelamar dan Jaksel 3.000 pelamar.

“Dulu, sekitar tahun 85-an, menjadi PNS masih merupakan pilihan terakhir, kini malah orang berebut menjadi PNS,” tandas Maria. (inung/B)-poskota

WhatsAppShare