Pemkab Ketapang Kaltim Akan Membuka Lowongan Guru Kontrak

By gladwin | August 21, 2011
WhatsAppShare
BERITA PENTING !
Ujian CPNS akan dilaksanakan dengan sistem Computer Assisted Test (CAT).
Latihan Ujian CAT CPNS Wajib dipelajari untuk persiapan TES CPNS nanti.
Ikuti Tryout CAT CPNS 2017, Info lengkap silakan -->> Klik Disini

Pemerintah Kabupaten Ketapang, Kaltim berencana membuka lowongan bagi 315 peluang guru kontrak baru untuk menutupi kekurangan tenaga pengajar di daerah itu.

Kepala Dinas Pendidikan Ketapang, M Mansur melalui Sekretaris Dinas, H Jahilin mengungkapkan, perekrutan guru kontrak tersebut akan dibuka 8 hingga 16 September 2011.  Akan diprioritaskan bagi pendaftar dari kecamatan pedalaman.

“Jika memenuhi kualifikasi, kita memrioritaskan pendaftar dari pedalaman. Penerimaan 315 guru kontrak baru tersebut untuk memenuhi kekurangan tenaga pengajar di 16 kecamatan, wilayah pedalaman Ketapang,” kata H Jahilin.

Berdasarkan data Dinas Pendidikan setempat, hingga kini tercatat kekurangan guru di daerah itu telah mencapai 1.800 tenaga pengajar. Jumlah tersebut diperkirakan akan mencapai angkat 2.600 orang pada 2013 mendatang, mengingat ada sekitar 800 guru di tahun itu akan pensiun.

Kebutuhan guru di Ketapang sangat besar, jika hanya mengandalkan penerimaan dari formasi calon pegawai negeri sipil (CPNS), kebutuhan kuru di Ketapang tidak akan terpenuhi,” timpal H Jahilin.

Penerimaan guru kontrak tersebut akan dibagi dalam empat rayon, yaitu Rayon Sandai, Tumbang Titi, Marau dan Kendawangan. Pendaftaran tidak dilakukan di Dinas Pendidikan Kabupaten, melainkan dilakukan di masing-masing rayon.

H Jahilin mengungkapkan, hal itu sebagai bentuk antisipasi Dinas Pendidikan terhadap kecenderungan guru yang sering tak mengajar lantaran pulang kampung.

“Pembagian berdasarkan rayon bertujuan agar guru-guru yang direkrut, tempat tinggalnya tak jauh dari tempat mereka mengajar nantinya. Serta tidak ada lagi alasan seorang guru tidak mengajar karena pulang kampung,” ungkap H Jahilin.

Sekretaris Daerah Kabupaten Ketapang, Andi Djamiruddin mengungkapkan, dari sekitar 800 guru yang pensiun di 2013 tersebut, tersebar di berbagai wilayah Kabupaten Ketapang, terdiri dari tenaga pengajar di SD, SMP, dan SMU, semuanya berstatus pegawai negeri sipil. Ref:tribunnews

WhatsAppShare