Pemerintah Mengakui Rekrutmen CPNS oleh Pemda Sering Bermasalah

By gladwin | February 23, 2011
WhatsAppShare
HOT INFO !
Ujian CPNS akan dilaksanakan dengan sistem Computer Assisted Test (CAT).
Latihan Ujian CAT CPNS Wajib dipelajari untuk persiapan TES CPNS nanti.
Dapatkan Kisi Kisi Soal CAT CPNS, Info lengkap silakan --->> Klik Disini

Pemerintah dalam waktu dekat ini akan mengeluarkan aturan mengenai rekrutmen calon pegawai negeri sipil (CPNS) dan pengangkatan jabatan. Hal ini diharapkan mampu membenahi karut marut di dalam proses penyeleksian hingga pengangkatan bagi aparatur negara.

Deputi Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan-RB) Ramli Naibaho mengatakan, dengan dikeluarkan peraturan pemerintah (PP) terhadap dua persoalan tersebut dapat mendorong peningkatan kinerja pegawai negeri sipil (PNS) di seluruh wilayah Indonesia.

Untuk PP mengenai rekrutmen CPNS, ujar Ramli, antara lain akan mengatur mekanisme proses penyeleksian CNPS dengan tepat, serta meminimalisasi kecurangan. Sebab, efektifitas reformasi birokrasi juga ditentukan oleh pelaksanaan seleksi CPNS.

“Sejak 2008 sebenarnya pemerintah sudah berusaha memformulasikan sistem seleksi CPNS yang dianggap baik, tetapi hingga kini masih ditemukan kecurangan pelaksanaan CPNS di seluruh daerah Indonesia. Karena itulah, nantinya semua instansi akan kami undang untuk ikut membahas maupun memberikan usulan sehingga mampu merumuskan mekanisme yang terbaik untuk penyeleksian CPNS,” ujarnya di Jakarta, Jumat (18/2).

Sedangkan, PP untuk pengangkatan jabatan akan mencakup, antara lain standarisasi penilaian dalam proses pengangkatan PNS menjadi pejabat, mulai dari kriterianya hingga peningkatan peranan Badan Pertimbangan Jabatan dan Kepangkatan (Bapperjakat).

“Jadi nantinya perjenjangan karier di pemerintahan, khususnya daerah dapat lebih jelas sehingga kepala daerah tidak bisa mengubah jabatan maupun karier PNS hanya berdasarkan keinginan pribadinya. Dengan begitu setiap pegawai pemerintahan yang ingin menduduki suatu jabatan tertentu harus berdasarkan penilaian Bapperjakat,” katanya.

Libatkan PT

Ramli mengakui, di dalam proses penyeleksian CPNS sampai sekarang masih ditemukan berbagai permasalahan. Tidak hanya menyangkut kecurangan, tetapi juga dalam hal kesiapan penyelenggara tes seleksi. Berdasarkan grand desain reformasi birokrasi yang disusun pemerintah, perguruan tinggi akan dilibatkan dalam penyeleksian CPNS, khususnya untuk proses penilaian.

Rencananya dengan keterlibatan tinggi diharapkan akan memudahkan proses seleksi dan mengurangi terjadinya kecurangan. Sebab, tes dan proses pemeriksaan lembar jawaban kerja CPNS akan dilakukan pada hari yang sama sehingga tidak perlu melalui pemeriksaan di pemerintah daerah.

“Tetapi karena rencana itu belum dapat direalisasikan maka untuk seleksi CPNS 2011 masih akan menggunakan mekanisme yang lama. Pemerintah daerah menentukan perguruan tinggi yang kredibel untuk menyusun soal. Lalu memeriksanya dan menyerahkan kembali ke pemerintah daerah,” katanya.

Selanjutnya, ujar Ramli, pemerintah daerah yang akan menentukan perangkingan terhadap CPNS yang lolos tes, serta mengumumkannya ke publik. Padahal, di dalam proses inilah seringkali terjadi kecurangan-kecurangan.

Dia mengatakan, sudah terdapat beberapa perguruan tinggi yang telah mengajukan diri untuk menyelenggarakan seleksi CPNS. Namun, pihaknya masih akan melakukan koordinasi dengan Kemdiknas untuk menentukan perguruan tinggi yang dianggap kredibel sebagai penyelenggara tes CPNS. (Tri Handayani)-Suara Karya

WhatsAppShare