Home » Berita CPNS » Pemalsuan Surat Keputusan CPNS (SK CPNS) Terbongkar

Pemalsuan Surat Keputusan CPNS (SK CPNS) Terbongkar

Share
HOT INFO !
Mulai Tahun 2014, Ujian CPNS akan dilaksanakan secara online dengan sistem Computer Assisted Test (CAT).
Apakah Anda sudah mengenal bagaimana itu ujian CAT CPNS..?
Anda bisa mencoba Latihan Ujian CAT CPNS dengan program CAT di bawah ini.
Wajib dipelajari untuk persiapan TES CPNS nanti.
Info lengkapnya silakan Klik Disini >>

Pemalsuan Surat Keputusan (SK) Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) yang diduga melibatkan jaringan di Jakarta terungkap di Sukoharjo.

Modusnya, pelaku menawari Guru Tidak Tetap (GTT) untuk diangkat menjadi CPNS melalui jalur khusus dengan sejumlah biaya. Ironisnya, salah satu yang bermain adalah Parji, oknum Kepala Unit Pelaksana Teknis Dinas Pendidikan Kecamatan Weru, Sukoharjo.

Sembilan GTT yang tertarik kemudian mengumpulkan berkas ke Parji. Setelah itu Parji mengirim berkas itu pada temannya bernama Agus Sugiarto yang mengaku salah satu pegawai di Badan Kepegawaian Negara (BKN) di Jakarta.

Tidak lama kemudian, turun fotokopi SK CPNS berkop Departemen Pendidikan Nasional turun dari Jakarta yang diberikan pada Parji melalui pos. Kemudian SK tersebut diserahkan pada GTT. Kasus tersebut terungkap saat GTT mencoba datang ke Dinas Pendidikan menanyakan kapan CPNS asli turun.

Dari situ terungkap, bahwa tidak ada penerimaan CPNS dari tenaga honorer atau GTT untuk sementara ini. Karena masih menunggu dari PP. Alhasil, komisi I DPRD Sukoharjo menelusuri dengan memanggil Parji, selaku pihak yang dianggap paling bertanggung jawab atas munculnya SK aspal tersebut. Apalagi dalam kop SK masih Departemen, bukan Kementerian.

“Dari pengakuan parji, dia kenal dengan Agus Sugiarto saat mengurus SK anaknya di Jakarta. Dari situ dikatakan bahwa Agus pegawai BKN yang biasa mengurusi soal PNS,” ungkap Ketua Komisi I Giyarto.

Namun demikian, setelah dikonfirmasi pada salah seorang pegawai BKN di Jakarta, nama Agus Sugiarto tidak tercatat sebagai pegawai. Karena itu, dia merupakan oknum yang memanfaatkan nama BKN. “Kami melihat ini merupakan jaringan besar dalam kasus-kasus CPNS. Karena itu akan kami telusuri terus,” ujar Giyarto. Ref : suara merdeka

Share
Download Soal Tes CPNS 2014