Nasib CPNS Honorer Kategori Satu Menunggu Petunjuk Pemerintah Pusat

By gladwin | November 3, 2011
WhatsAppShare
HOT INFO !
Ujian CPNS akan dilaksanakan dengan sistem Computer Assisted Test (CAT).
Latihan Ujian CAT CPNS Wajib dipelajari untuk persiapan TES CPNS nanti.
Dapatkan Kisi Kisi Soal CAT CPNS, Info lengkap silakan --->> Klik Disini

Informasi tentang tidak diakomodirnya Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS), khususnya kategori satu untuk tahun 2011 ini, membuat resah ratusan CPNS kategori satu yang telah melalui verifikasi dan validasi berkas, yang dilakukan tim pusat beberapa waktu lalu.

Pasalnya, harapan untuk diangkat menjadi CPNS dalam lingkup Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sidrap dengan mengabdi sejak tahun 2005 lalu hingga sekarang ini, dirasakan sebagai suatu pengabdian sia-sia belaka, itupun kalau keputusan yang disampaikan Wakil Menteri Penertiban Aparatus Negara melalui media nasional, benar adanya.

Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Sidrap, Hijas SH yang ditemui di ruang kerjanya, Rabu (2/11) mengatakan, keresahan sejumlah pelamar CPNS, khususnya kategori satu yang jumlahnya berkisar 174 orang tersebut, merupakan suatu sikap manusiawi yang berharap banyak dapat diakomodir untuk diangkat menjadi CPNS.

Namun keresahan tersebut, diharapkan untuk tidak mengganggu konsentrasi kerjanya sehari-hari, khususnya dalam melayani masyarakat, karena sampai saat ini, pihaknya belum menerima surat secara resmi dari Kemenpan RI melalui Badan Kepegawaian Negara (BKN) pusat di Jakarta, terkait dengan ditiadakannya penerimaan CPNS kategori satu maupun kategori dua.

Menurutnya, setiap informasi terkait dengan penerimaan CPNS, baik berupa penerimaan formasi umum maupun kategori satu dan dua, akan segera ditindaklanjuti. “Tidak satupun informasi yang kami tutupi, terkait dengan masalah penerimaan CPNS, karena hal itu juga akan menjadi informasi umum yang dapat diketahui secara cepat melalui internet dan informasi melalui media cetak maupun elektronik, secara nasional. Mengenai masalah CPNS kategori satu, kita tunggu saja keputusan dari pusat,” katanya. Ref:upeks

WhatsAppShare