Menteri BUMN Memberi Kepercayaan Direksi Merpati

By gladwin | February 9, 2012
WhatsAppShare
BERITA PENTING !
Ujian CPNS akan dilaksanakan dengan sistem Computer Assisted Test (CAT).
Latihan Ujian CAT CPNS Wajib dipelajari untuk persiapan TES CPNS nanti.
Ikuti Tryout CAT CPNS 2017, Info lengkap silakan -->> Klik Disini

Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Dahlan Iskan memberi dukungan dan kepercayaan penuh kepada Direktur Utama PT Merpati Nusantara Airlines Sardjono Jhonny Tjitrokusumo untuk merevitalisasi perusahaan dan mendapat kembali kepercayaan publik.

Dengan pencairan penyertaan modal negara (PNM) sebesar Rp 561 miliar, pihak Merpati optimis akan mampu memperbaiki kinerja mulai dari revitalisasi pesawat, penambahan jumlah armada serta pembenahan manajemen.

“Tentu saja dengan cairnya PNM, bukan saja bisa digunakan untuk pengembangan saat proses perbaikan secara menyeluruh dilakukan. Melainkan juga jadi semangat baru dalam pengelolaan yang ditandai dengan komitmen penuh, sekaligus tonggak kebangkitan Merpati,” kata Sardjono Jhonny Tjitrokusumo, Rabu (8/2), di Jakarta.

Walau pencairan PNM mengalami keterlambatan hampir 9 bulan dari Maret 2011 ke Desember 2011 dan sempat berdampak buruk atas berbagai rencana pengembangan bisnis yang dituangkan dalam rangka pembenahan dan kebangkitan Merpati, namun manajemen tetap menjalankan strategi bertahan (surviving strategy) melalui skala prioritas.

Memang tidak terlalu banyak pergerakan sebelum turunnya dana PNM pada 30 Desember 2011 lalu. Namun Merpati membuktikan mampu tetap bernafas dan menjalankan operasional sebagaimana mestinya, sekaligus mengoptimalkan pendapatan dan efisiensi biaya operasional.

“Dengan upaya optimal, kami terus bernegosiasi dengan lessor dan vendor Merpati hingga akhirnya dana PNM Rp 561 miliar direalisasikan pemerintah. Tentu saja semua ini tidak lepas dari dukungan dan komitmen Menteri BUMN Dahlan Iskan, yang terus memberi semangat,” tutur Jhonny.

Keterlambatan dari realisasi PNM terhadap Merpati, memang sempat menimbulkan rasa curiga pihak direksi kepada pemerintah. Karena seolah tidak memberikan kepercayaan penuh untuk mengelola dana Rp 561 miliar yang sebenarnya minim dengan kondisi Merpati yang harus menutup banyak kewajiban.

Misalnya dengan adanya penundaan selama 9 bulan, juga mengakibatkan Merpati sempat terlibat banyak pinjaman hingga Rp 250 miliar. Bahkan masalah ini sempat membuat Sardjono Jhonny berniat untuk mengundurkan diri jadi Dirut Merpati. Tetapi niat Menteri BUMN Dahlan Iskan untuk membangkitkan dan merevitalisasi Merpati, kembali mendapat dukungan penuh dari seluruh direksi dan karyawan.

“Pak Dahlan sendiri sangat terharu melihat soliditas dan kekompakan yang luar biasa sesama karyawan dan direksi. Apalagi beliau sangat menyadari, keterpurukan yang kini dialami Merpati, bukanlah sepenuhnya datang dari mereka yang kini berada di perusahaan,” ucap Jhonny.

Menurut Jhonny, memang ada kesalahan di masa lalu dalam mengelola Merpati. Namun kini menjadi cambuk bagi seluruh karyawan dan direksi Merpati agar maskapai nasional ini bisa kembali terbang tinggi. Komitmen kami tidak mau menyia-nyiakan kepercayaan yang diberikan negara untuk memberikan pelayanan prima kepada masyarakat. Kami optimis, Merpati akan tetap mengepakkan sayapnya,” tuturnya. Ref:Antara

WhatsAppShare