Kimia Farma Akan Membangun Pabrik Setelah Rights Issue

By gladwin | March 12, 2012
WhatsAppShare
HOT INFO !
Ujian CPNS akan dilaksanakan dengan sistem Computer Assisted Test (CAT).
Latihan Ujian CAT CPNS Wajib dipelajari untuk persiapan TES CPNS nanti.
Dapatkan Kisi Kisi Soal CAT CPNS, Info lengkap silakan --->> Klik Disini

PT Kimia Farma Tbk (KAEF) menyatakan bahwa perseroan akan membangun pabrik injeksi dengan nilai investasi sebesar Rp300 miliar. Dana ekspansi bisnis tersebut, akan diraih perseroan dari penawaran saham baru (rights issue).

Direktur Utama Kimia Farma, M Sjamsul Arifin menjelaskan, target dana yang diraih dari rights issue dengan melepas 20 persen saham baru diperkirakan mencapai Rp700 miliar.

“Dana yang didapat dari rights issue itu digunakan untuk ekspansi perusahaan. Sedangkan kebutuhan untuk ekspansi sebenarnya kami perkirakan mencapai Rp1,2 triliun,” kata dia di Jakarta, Senin 12 Maret 2012.

Dia menambahkan, untuk memenuhi sisa dana yang dibutuhkan tersebut, yakni sekitar Rp500 miliar akan diperoleh dari pinjaman. Selain pembangunan pabrik, Kimia Farma juga akan menambah kapasitas produksi pabrik tablet.

Saat ini, produksi pabrik tablet perseroan mencapai enam miliar tablet dan akan ditingkatkan mencapai dua kali lipat.

Menanggapi pembangunan pabrik, Sjamsul menuturkan, pihaknya akan menggandeng Badan Usaha Milik Negara asal China.

Seperti diketahui, rencana rights issue Kimia Farma akan menunggu hasil keputusan Kementerian BUMN yang berencana membentuk holding terhadap beberapa perusahaan farmasi milik negara.

Rencana right issue itu telah disetujui melalui keputusan Menko Perekonomian selaku ketua Komite Privatisasi Perusahaan Perseroan (Persero) No. KEP-06/M.EKON/01/2012 pada 31 Januari 2012 dalam lampiran butir ke 5.

Selain itu, persetujuan rencana tersebut juga tertuang dalam surat Menteri Negara BUMN RI No.S-73/MBU/2012 pada 21 Februari 2012 perihal permohonan jadwal pembahasan atas program tahunan privatisasi pada 2012. Ref: VIVAnews

WhatsAppShare