Kemenkumham Menggandeng KPK dan PPATK Membangun Rekrutmen CPNS

By gladwin | July 19, 2012
WhatsAppShare
HOT INFO !
Ujian CPNS akan dilaksanakan dengan sistem Computer Assisted Test (CAT).
Latihan Ujian CAT CPNS Wajib dipelajari untuk persiapan TES CPNS nanti.
Dapatkan Kisi Kisi Soal CAT CPNS, Info lengkap silakan --->> Klik Disini

Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia (Menkumham) Amir Syamsuddin, menegaskan pentingnya reformasi birokrasi bagi seluruh instansi pemerintahan, tidak terkecuali Kemenkumham yang dipimpinnya bersama Wakil Menteri Denny Indrayana.

Reformasi birokrasi, kata dia, hendaknya dijadikan acuan bagi seluruh instansi pemerintah sekaligus sebagai instrumen utama dalam menyeleksi sumber daya manusia (SDM) calon pegawai negeri sipil (CPNS) yang berkualitas dan mampu bekerja secara profesional sebagaimana kompetensinya.

“Sistem rekrutmen perlu dilakukan secara akuntabel, kemudian ditempatkan pada posisinya sesuai kompetensi,” terang Amir saat membuka seminar “Membangun Sistem Rekrutmen PNS yang Bebas Korupsi dan Anti Pungli”, di Graha Pengayoman Kemenkumham, Kamis (19/7/2012).

Seminar menghadirkan pembicara Wamenkumham Denny Indrayana, Eko Prasojo (Wamenpan), Adnan Pandu Praja (Pimpinan KPK), M Yusuf (Ketua PPATK), Budi Santoso (Komisioner Ombudsman) dan Danang Widoyoko dari Indonesia Corruption Wacth.

Amir menjelaskan, sistem rekrutmen CPNS yang bebas pungli dan bebas korupsi sangat penting diupayakan. Dalam hal ini, KPK, PPATK, Kemenpan-RB, Komisi Ombudsman hingga dari unsur lembaga swadaya masyarakat. Dengan begitu setiap muncul tindakan maupun hal-hal yang teridentifikasi melakukan pelanggaran akan diketahui, untuk selanjutnya dilakukan penindakan.

“Harus diakui pengadaan CPNS masih rentan dari tindakan pungli. Karenanya sistem pengawasan harus dilaksanakan secara obyektif dan independen,” imbuh dia.

Amir melanjutkan, apa yang dilakukan ini merupakan bentuk komitmen Kemenkumham akan sistem rekrutmen yang baik dan bersih. Sehingga SDM yang diperoleh mempunyai integritas yang tinggi. Karenanya perlu koordinasi yang baik agar pelaksanaannya dapat berjalan. Ref:mvi/Inilah.com

WhatsAppShare