Kelanjutan CPNS Pemkab Temanggung 2013 Belum Ada Kepastian

By gladwin | March 22, 2013
WhatsAppShare
HOT INFO !
Ujian CPNS akan dilaksanakan dengan sistem Computer Assisted Test (CAT).
Latihan Ujian CAT CPNS Wajib dipelajari untuk persiapan TES CPNS nanti.
Dapatkan Kisi Kisi Soal CAT CPNS, Info lengkap silakan --->> Klik Disini

CPNS Temanggung 2013 – Kendati moratorium telah berakhir pada Desember 2012, dan pihaK Pemkab Temanggung telah mengajukan sekitar 2.000 formasi lowongan CPNS kepada pemerintah pusat, namun hingga saat ini belum ada kepastian atas pengajuan tersebut.

Kepala Bidang Kepegawaian, Badan Kepegawaian Daerah (BKD), Kabupaten Temanggung, Sri Hariyanto, mengatakan, sumber dari Kementrian Pendayagunaan Aparatur Negara, dan Badan Kepegawaian Negara mengisyaratkan bahwa jika belanja pegawai suatu daerah masih di atas 50 persen maka penambahan formasi CPNS akan diperhitungkan ulang.

“Kami belum tahu persis, pemberitahuan baru bersifat lisan dan belum ada tertulisnya. Dari pusat itu meski moratorium telah berakhir Desember 2012 lalu, tapi kalau belanja pegawainya di atas 50 persen maka akan dikasih formasi atau tidak masih diperhitungkan,”katanya Kamis (21/3).

Belanja pegawai di Kabupaten Temanggung pada APBD 2013 mencapai Rp 589.998.111.800, dari total APBD Rp 991.506.970.000. Menurut Sri Hariyanto, itu bisa dikurangi dengan adanya PNS yang pensiun yakni sekitar 300 orang per tahun. Apabila mengacu sudah dua tahun tidak ada penerimaan CPNS dan adanya jumlah pensiunan berarti sudah ada sekitar 600 orang PNS pensiun dan kemungkinan belanja pegawai bisa di bawah 50 persen.

“Jadi pusat masih mempertimbangkan dengan melihat komposisi APBD, mereka juga akan memperhitungkan formasi yang kita ajukan. Komposisinya kemungkinan masih 50-50, dengan pusat yang masih berpegangan pada belanja pegawai di atas 50 persen,”imbuhnya.

Namun demikian, meski beberapa waktu lalu ada moratorium dan saat ini berpegang pada belanja pegawai, tetapi untuk jabatan-jabatan tertentu atau tenaga teknis yang tidak bisa digantikan, tetap harus diisi. Antara lain guru, dokter spesialis, perawat, dan formasi terkait pelayanan umum.

Di Temanggung jumlah total 8.500 pegawai negeri sipil (PNS), dirasa masih kurang, idealnya, ujar Sri Hariyanto, antara 9.500-10.000 orang, utamanya pada sektor pendidikan dan kesehatan. Untuk guru SD ada kekurangan sekitar 775 orang, sedangkan puluhan lainnya bagi guru mata pelajaran SMP/SMA/SMK/MA.

Pihak BKD sendiri berharap ke depan pabila memang ada seleksi penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS), bisa menjaring orang dengan sumber daya manusia berkualitas dan kapabel di bidangnya masing-masing. Belajar dari pengalaman, jika menempatkan orang tidak sesuai kemampuan maka kinerjanya tidak maksimal dan menghambat kinerja serta pembangunan. Sumber:Suara Merdeka

WhatsAppShare