Karena Tidak Mengikuti Tes Kesehatan, Seorang CPNS Bandung Gugur

By gladwin | January 1, 2011
WhatsAppShare
HOT INFO !
Ujian CPNS akan dilaksanakan dengan sistem Computer Assisted Test (CAT).
Latihan Ujian CAT CPNS Wajib dipelajari untuk persiapan TES CPNS nanti.
Dapatkan Kisi Kisi Soal CAT CPNS, Info lengkap silakan --->> Klik Disini

Seorang peserta calon pegawai negeri sipil (CPNS) dinyatakan gugur menjadi PNS karena tidak mengikuti tes kesehatan yang menjadi syarat untuk diterima menjadi PNS.

“Ada satu orang yang dinyatakan gugur, karena yang bersangkutan tidak melakukan tes kesehatan, padahal kami sudah menghubunginya. Karena tidak mengikuti tes kesehatan, maka kita nyatakan gugur,” ungkap Kepala Subbidang Pengadaan dan Pemindahan Badan Kepegawaian, Pendidikan, dan Pelatihan Kab. Bandung, Lusianto, S.Kom., M.Si. di Pemkab Bandung, Soreang, Kamis (30/12).

Menurut Peraturan BKD No. 20 Tahun 2007, CPNS yang tidak mengikuti tes kesehatan dinyatakan gugur. “Sampai batas akhir tes kesehatan, peserta tersebut tidak datang untuk mengikuti tes kesehatan dan langsung dinyatakan gugur. Ini sudah sesuai dengan Peraturan BKD No. 20 tahun 2007,” katanya.

Dengan gugurnya seorang peserta, maka yang masuk CPNS Kab. Bandung berjumlah 222, dan saat ini tengah dilakukan pemberkasan. “Jadi yang masuk pegawai negeri di Kab. Bandung berjumlah 222 dari sebelumnya 223 orang,” tegasnya.

Sementara itu, mengenai dokter spesialis yang tidak mendaftar dan posisinya digantikan oleh dokter umum, tambah Lusianto, surat dari Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara mengenai hal ini sudah turun. “Kami sudah menerima surat dari Menpan mengenai formasi dokter di Kab. Bandung ini,” ujarnya.

Lusianto juga menjelaskan, yang dibutuhkan oleh Kab. Bandung adalah dokter spesialis, namun tidak ada yang melamar untuk lowongan dua dokter ini. “Untuk formasi dokter spesialis ada 2 orang, namun sewaktu pendaftaran tidak ada sama sekali yang mendaftar,” tuturnya.

Sebab itu, BKPP Kab. Bandung mengajukan kepada Menpan agar formasi dua dokter spesialis dialihkan ke dokter umum, yang tadinya dibutuhkan 3 orang dokter menjadi 5 orang.

“Kami meminta ke Menpan untuk penambahan dokter umum, dengan jatah formasi di dokter spesialis dialihkan ke dokter umum,” paparnya.

Pengalihan ini sudah disetujui Menpan dengan telah diterima surat keputusannya, yang ditujukan kepada BKPP Kab. Bandung. “Dengan surat dari Menpan ini, maka dokter umum sudah dipastikan 5 orang yang diterima,” katanya. (B.84)** -galamedia

WhatsAppShare