Home » BUMN » Gaji Karyawan Outsourcing BUMN Harus di Atas UMP

Gaji Karyawan Outsourcing BUMN Harus di Atas UMP

Share
HOT INFO !
Mulai Tahun 2014, Ujian CPNS akan dilaksanakan secara online dengan sistem Computer Assisted Test (CAT).
Apakah Anda sudah mengenal bagaimana itu ujian CAT CPNS..?
Anda bisa mencoba Latihan Ujian CAT CPNS dengan program CAT di bawah ini.
Wajib dipelajari untuk persiapan TES CPNS nanti.
Info lengkapnya silakan Klik Disini >>

Gaji Outsourcing BUMN – Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Dahlan Iskan berharap agar gaji para karyawan outsourching yang bekerja di perusahaan-perusahaan milik BUMN di atas rata-rata Upah Minimum Provinsi (UMP). Hal tersebut diungkapkan Dahlan menanggapi tuntutan buruh perusahaan milik BUMN beberapa waktu lalu.

“Gajinya kalau bisa di atas UMP lah, karena kan kalau enggak nanti tidak ada bedanya perusahaan BUMN dengan bukan perusahaan BUMN,” kata Dahlan saat ditemui usai makan malam di Warteg di kawasan Tebet, Jakarta Selatan, Selasa (5/3/2013).

Namun menurutnya, hal itu masih sebatas konsep yang masih harus didiskusikan dan dikonsultasikan dengan Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Menakertrans) serta juga harus didialogkan dulu dengan manajemen BUMN.

“Karena perusahaan-perusahaan BUMN itukan mereka punya aksi koorporasi sendiri-sendiri dan saya juga tidak boleh sembarangan mengintervensi,” tuturnya.

Mantan Dirut PLN itu juga menjelaskan bahwa persyaratan tender outsourcing itu harus dicantumkan berapa perusahaan akan mengupah buruhnya. Lantaran harus ada standar minimal pendapatannya. “Nah itu dimasukkan di dalam persyatan tender,” imbuhnya.

Sebelumnya, ribuan buruh yang tergabung dalam Persaudaraan Pekerja Muslim Indonesia (PPMI) menggelar unjuk rasa di depan Gedung Kementerian Negara Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Jakarta Pusat.

Aksi ini merupakan aksi gabungan dari wilayah Bekasi, Karawang, dan Bogor dari 3 perusahaan BUMN, di antaranya PT Mentos, PT PLN, dan PT Yantek. Dalam aksinya, mereka mendesak Menteri Negara BUMN Dahlan Iskan untuk mengangkat karyawan outsourcing atau tenaga alih yang umumnya sudah bekerja puluhan tahun.

“Kami mendesak Dahlan Iskan untuk segera mendorong perusahaan BUMN untuk mengangkat anggota PPMI yang selama ini menjadi tenaga outsourcing dan Perjanjian Kerja Waktu Tertentu (PKWT) menjadi karyawan tetap,” ujar Presiden PPMI Ahmad Fuad Anwar di lokasi unjuk rasa.

Mereka juga mendesak manajemen 3 perusahaan itu untuk segera menghapus sistem outsourcing dan PKWT di lingkungan tiga perusahaan ini. “Manajemen perusahaan BUMN tak boleh menerima karyawan baru sebelum karyawan outsourcing dan PKWT diangkat menjadi karyawan tetap,” tegasnya. (Mut/liputan6)

Share
Download Soal Tes CPNS 2014
lowongan cpns basarnas jogja, cara daftar cpns 2014, cpns pemkab tasik, loker perawat agustus 2014, lowongan jamkrindo, loker pusri 2014, pengumuman pengangkatan cpns kab lumajang 2014 juli, penerimaan pln sumut, kanwil Kemenkum Dan HAM Aceh, pendaftaran cpns untuk sma