DPR Mendukung KPK Selidiki Rekrutmen CPNS Daerah

By gladwin | February 12, 2011
WhatsAppShare
HOT INFO !
Ujian CPNS akan dilaksanakan dengan sistem Computer Assisted Test (CAT).
Latihan Ujian CAT CPNS Wajib dipelajari untuk persiapan TES CPNS nanti.
Dapatkan Kisi Kisi Soal CAT CPNS, Info lengkap silakan --->> Klik Disini

Anggota Komisi II DPR RI, Fauzan Syai’i, mendukung penuh wacana Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang akan melakukan penyelidikan kecurangan proses penerimaan CPNS di sejumlah daerah.

“Wacana KPK tersebut perlu diapresiasi, sebab hal itu tentunya akan berdampak pada perbaikan proses penerimaan CPNS yang lebih transparan dan akuntabel,” ujarnya, saat menghadiri perhelatan Musda ke-3 DPD PAN Kabupaten Tanggamus, di hotel VIP Gisting, Jumat (11/2/2011).

Mantan bupati Tanggamus tersebut, mengatakan, cukup sulit untuk membuktikan adanya kecurangan dalam proses penerimaan CPNS di daerah, meski rumor tentang adanya kecurangan, selalu berhembus kencang saat proses penerimaan CPNSD berlangsung.

“Rumor tentang adanya kecurangan pada setiap proses penerimaan CPNS di daerah selalu ada. Tapi hal itu sangat sulit untuk dibuktikan adanya,” paparnya.

Oleh karenanya, lanjut Fauzan, DPR RI akan menggunakan hak inisiatif untuk melakukan perbaikan aturan kebirokrasian yang ada saat ini. Salah satunya yang akan dilakukan penyempurnaan UU Nomor 43 tahun 1999 tentang Pokok-Pokok Kepegawaian.

Penyempurnaan tersebut, ujarnya, dimaksudkan untuk meningkatkan kinerja birokrasi pemerintahan. Dan salah satunya, tambahnya, yaitu meminimalisir indikasi adanya kecurangan dalam rekrutmen para calon abdi negara.

“Bila proses penerimaannya bermasalah tentu hasilnya pun akan tidak baik. Dan hal ini terlihat dari kinerja abdi negara yang lemah. Oleh karenanya, perlu ada perbaikan aturan. Dan hal itulah yang sedang kita perjuangkan,” jelasnya.

Untuk itulah, menurut Fauzan, selain melakukan perbaikan sistem legal formalnya, wacana KPK untuk melakukan pemeriksaan terhadap proses penerimaan CPNS di daerah, juga menjadi salah satu langkah untuk meminimalisir adanya kecurangan. Sumber : tribunnews

WhatsAppShare