Home » CPNS Daerah » Kalimantan Barat » CPNS Pontianak 2012 – Tenaga Dokter, dan Perawat Tidak Terkena Moratorium CPNS

CPNS Pontianak 2012 – Tenaga Dokter, dan Perawat Tidak Terkena Moratorium CPNS

Share
HOT INFO !
Mulai Tahun 2014, Ujian CPNS akan dilaksanakan dengan sistem Computer Assisted Test (CAT).
Apakah Anda sudah mengenal bagaimana itu ujian CAT CPNS..?
Anda bisa mencoba Latihan Ujian CAT CPNS dengan program CAT di bawah ini.
Wajib dipelajari untuk persiapan TES CPNS nanti.
Info lengkapnya silakan Klik Disini >>

Info CPNS Pontianak 2012 – Gubernur Cornelis minta kepada Kementerian PAN & Reformasi Birokrasi untuk tidak memberlakukan moratorium tenaga dokter. Terbatasnya tenaga dokter di Kalbar menjadi persoalan mendasar pembangunan bidang kesehatan.

“Karena berlakunya moratorium di tengah minimnya tenaga dokter, semakin menyulitkan pemerintah menyelesaikan masalah kesehatan. Di antaranya menekan angka kematian ibu dan bayi,” ungkap Cornelis saat ramah tamah dengan Menteri Kesehatan di Pendopo Gubernur Rabu (14/02) malam.

Harian Equator (9-10/2) yang membahas tuntas kekurangan tenaga dokter di Kalbar, menunjukkan bahwa 4,4 juta warga masih belum terlayani oleh pelayanan dokter apalagi spesialis. Setidaknya Kalbar masih butuh 100 dokter spesialis yang tidak gampang untuk memenuhinya.

Menyikapi itu, Menkes Endang Rahayu Sedyaningsih menjelaskan bahwa Kementerian PAN memberikan pengecualian perekrutan tenaga dosen, perawat, serta dokter dalam moratorium CPNS.

“Sehingga formasinya tetap dibuka untuk tahun 2012, asalkan daerah melengkapi pengajuan dengan data yang valid menyangkut kebutuhan riil tenaga dokter di daerah masing-masing,” jelas Endang.

Menteri Kesehatan mengakui jumlah dokter umum maupun dokter spesialis secara nasional memang masih kurang. “Setiap tahun baru mampu meluluskan sebanyak 5 ribu dokter yang berasal dari 71 fakultas kedokteran yang ada di Indonesia,” cetus wanita yang berhasil mengatasi penyakit kanker ini.

Ia menambahkan upaya Kementerian Kesehatan untuk menyiasati masalah ini di antaranya memberikan beasiswa bagi dokter umum untuk sekolah spesialis dan memberikan kewenangan khusus bagi dokter umum agar dapat melakukan tindakan seperti dokter spesialis, misalnya dalam keadaan darurat. Ref:dna/equator news

Share
soal tes cpns 2014