CPNS Pemkab Jeneponto Batal Mengikuti Diklat Tahun ini

By gladwin | June 20, 2011
WhatsAppShare
HOT INFO !
Ujian CPNS akan dilaksanakan dengan sistem Computer Assisted Test (CAT).
Latihan Ujian CAT CPNS Wajib dipelajari untuk persiapan TES CPNS nanti.
Dapatkan Kisi Kisi Soal CAT CPNS, Info lengkap silakan --->> Klik Disini

195 calon pegawai negeri sipil (CPNS) di lingkup Pemkab Jeneponto formasi umum tahun 2010, batal mengikuti diklat Prajabatan tahun ini. Padahal, mereka sudah menyetor dana kepada panitia diklat prajabatan. Jumlah dana yang disetor bervariasi sesuai dengan golongan.

Untuk CPNS golongan III diharuskan membayar sebesar Rp5,5 juta dan golongan II senilai Rp4,4 juta lebih. Jumlah pungutan yang berhasil dikumpulkan BKDD Jeneponto, sesuai jumlah CPNS 2010 yang ada, lebih dari Rp1 miliar.

Beberapa calon peserta diklat prajabatan yang dtemui Upeks mengeluhkan, atas ulah yang dilakukan BKKD Jeneponto. Pasalnya, uang yang telah mereka setor ke panitia digunakan untuk membiayai prajabatan CPNS 2009. “Saya minta untuk segera dikembalikan,” ujar salah satu peserta diklat yang minta identitasnya tidak disebutkan.

Sehingga menurut dia, jika memang batal mengikuti prajabatan tahun ini, maka sebaiknya panitia untuk mengembalikan uang yang telah disetor tanpa ada potongan,” ujarnya didampingi beberapa teman-teman diklatnya.

“Ada dugaan, uang yang telah disetor ke panitia sengaja tidak dikembalikan karena menunggu batas waktu deposito di bank selama tiga bulan, untuk mendapatkan bunga bank dari hasil uang pungutan yang panitia kumpulkan, ” jelasnya.

Kepala sub bidang Diklat BKDD Jeneponto Zainal Arifin mengakui, uang pungutan dari CPNS 2010 yang batal mengikuti prajabatan tahun ini, digunakan untuk membiayai prajabatan CPNS 2009.

Karena anggaran diklat prajabatan untuk CPNS 2009 telah dianggarkan pada APBD 2011 ini, Namun sampai saat ini, anggaran yang diharapkan untuk membiayai prajabatan CPNS 2009 belum dicairkan oleh dinas pendapatan pengelolaan keuangan dan aset daerah (PPKAD) Jeneponto. “Namun tidak jelas apa alasannya,” jelas Zainal.

Adanya pungutan prajabatan untuk CPNS 2010 karena tidak dianggarkan dalam APBD 2011. Kecuali yang dianggarkan hanya prajabatan CPNS 2009 lalu. Itu pun tidak sesuai dengan indeks sebenarnya.

“Sehingga bupati meminta agar pungutan dari CPNS 2010, digunakan saja untuk membiayai prajabatan CPNS 2009. Namun bila tidak dilaksanakan, maka CPNS 2009 akan gugur dengan sendiri. Pasalnya, sudah dua tahun terakhir ini, tidak melakukan prajabatan akibat keterbatasan anggaran,” tambah Zainal. Ref : upeks

WhatsAppShare