CPNS 2011 : Rekrutmen CPNS Sarjana Hukum Belum Bisa Dilakukan

By gladwin | May 4, 2011
WhatsAppShare
BERITA PENTING !
Ujian CPNS akan dilaksanakan dengan sistem Computer Assisted Test (CAT).
Latihan Ujian CAT CPNS Wajib dipelajari untuk persiapan TES CPNS nanti.
Ikuti Tryout CAT CPNS 2017, Info lengkap silakan -->> Klik Disini

CPNS 2011 – Meski pemerintah akan memprioritaskan penerimaan pegawai yang punya latar belakang sarjana hukum, namun kuotanya belum ditentukan. Pasalnya, pemerintah hingga saat ini belum membentuk panitia bersama untuk penerimaan pegawai lulusan hukum ini.

Dipastikan juga, rekrutmen CPNS berlatar belakang sarjana hukum dimaksud belum bisa dilakukan tahun ini.

“Belum ada penentuan kuotanya. Dan tahun ini kayaknya belum bisa dilakukan,” ungkap Kabag Humas Badan Kepegawaian Negara (BKN) Tumpak Hutabarat saat dihubungi JPNN, Selasa (3/5).

Mengapa belum bisa tahun ini? Menurut dia, karena pemerintah masih dihadapkan dengan penyelesaian masalah honorer tertinggal. Dia memprediksikan, fokus penerimaan pegawai hukum dilaksanakan tahun depan.

“Kemungkinan besar nanti mulai tahun depan. Karena pemerintah masih harus membentuk tim penerimaan dulu,” ujarnya.

Nantinya, para pegawai yang diterima itu akan ditempatkan di instansi-instansi hukum seperti Pengadilan Tipikor, KPK, dan lain-lain. Mengenai seleksinya, Tumpak mengatakan akan dipegang oleh pusat. Ini karena penempatan berlatar belakang sarjana hukum ini akan disebar di seluruh Indonesia.

“Kalau daerah yang pegang, nanti hanya diutamakan putra daerah saja. Lain kalau pusat, bisa ditempatkan di semua daerah, tergantung kebutuhan,” terangnya.

Seperti diketahui, Deputi SDM bidang Aparatur Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan-RB) Ramli Naibaho mengatakan, dalam upaya pemberantasan korupsi, pemerintah memprioritaskan penerimaan pegawai hukum.

Khusus rekrutmen pegawai ini akan dibentuk panita bersama dari Kemenpan-RB dan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Dia menargetkan kalau tidak bisa dilakukan tahun ini, akan dilaksanakan tahun depan. (esy/jpnn)

WhatsAppShare