CPNS 2010 Bojonegoro, Formasi Pertambangan dan Dokter Sepi Peminat

By gladwin | December 7, 2010
WhatsAppShare
BERITA PENTING !
Ujian CPNS akan dilaksanakan dengan sistem Computer Assisted Test (CAT).
Latihan Ujian CAT CPNS Wajib dipelajari untuk persiapan TES CPNS nanti.
Ikuti Tryout CAT CPNS 2017, Info lengkap silakan -->> Klik Disini

Pendidikan Bahasa Inggris merupakan formasi dalam rekrutmen CPNS Bojonegoro tahun 2010 yang paling banyak peminatnya. Dengan jumlah lowongan yang hanya 4 formasi, posisi guru Bahasa Inggris ini diperebutkan sebanyak 758 pendaftar.

Sedangkan formasi lain yang juga tinggi peminatnya, antara lain, formasi perawat yang hanya dibuka sebanyak 9 formasi tapi peminatnya berjumlah 412 orang.

Selain itu, ada juga 4 formasi penyusun teknis program yang diminati 366 pendaftar. Ada 4 formasi tenaga administrasi ekonomi yang diminati sebanyak 338 pendaftar. Keterangan tersebut diungkapkan DJUMARI Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kabupaten Bojonegoro.

Berdasarkan hasil rekapitulasi komposisi pendaftar rekrutmen CPNS Bojonegoro tahun 2010, memang ada sebagian formasi yang menjadi primadona. Namun, ada pula sejumlah formasi yang masih kekurangan karena peminatnya jauh lebih sedikit dari formasi yang dibutuhkan.

”Yang menjadi primadona kebanyakan dari jurusan yang umum, seperti profesi guru dan perawat. Sementara untuk jurusan yang asing, justru sedikit pelamarnya,”kata DJUMARI saat dikonfirmasi SBI FM, Selasa (07/12).

Misalnya, formasi guru pertambangan yang pendaftarnya hanya 1 orang padahal ada 2 formasi yang dibuka. Kemudian formasi dokter spesialis yang pendaftarnya hanya 1 orang padahal ada 4 formasi yang dibuka, yakni spesialis dokter anak.

Sampai penutupan pendaftaran rekrutmen CPNS pada Jumat (03/12) pekan lalu, jumlah pendaftar CPNS yang masuk mencapai 8.316 berkas. Namun, 1.006 berkas diantaranya tidak memenuhi persyaratan sehingga pendaftar yang bisa ikut tes adalah 7.310 orang.

DJUMARI menambahkan tes tulis CPNS akan dilakukan Minggu (12/12) dengan lokasi yang akan diberitahukan kemudian. (fan/tin)-suara surabaya

WhatsAppShare