BUMN Semen Gresik Group Berganti Nama Menjadi Semen Indonesia

By gladwin | July 1, 2012
WhatsAppShare
BERITA PENTING !
Ujian CPNS akan dilaksanakan dengan sistem Computer Assisted Test (CAT).
Latihan Ujian CAT CPNS Wajib dipelajari untuk persiapan TES CPNS nanti.
Ikuti Tryout CAT CPNS 2017, Info lengkap silakan -->> Klik Disini

Semen Indonesia – Semen Gresik Group yang terdiri atas Semen Gresik, Semen Padang, dan Semen Tonasa tahun ini akan berganti nama jadi Grup Semen Indonesia. Hal tersebut dilakukan seiring peningkatan upaya grup BUMN semen itu menghadapi persaingan di Asia Tenggara.

Menteri Negara BUMN Dahlan Iskan mengatakan, pergantian nama tersebut akan dilakukan dalam 2012 ini. “Dalam tahun ini, nama Semen Gresik sebagai holding tidak akan dipakai lagi. Namanya menjadi Semen Indonesia,” katanya, di Padang, Minggu (1/7).

Dahlan yang sudah mulai membiasakan menyebut grup Semen Gresik dengan Semen Indonesia mengatakan, grup tersebut memiliki beban berat menghadapi persaingan industri semen.

“Khususnya untuk tidak kalah dari Siam Cement Group (kelompok usaha semen asal Thailand) di Asia Tenggara ini. Semen Indonesia harus bisa menjadi nomor satu di Asia Tenggara,” ujarnya.

Menurut Dahlan, agar tak disalip pembangunan pabrik Indarung VI bisa dimulai akhir tahun ini, sehingga sulit dikejar Siam Cement. “Setiap keterlambatan pembangunan pabrik semen yang baru, jelas akan memberikan kesempatan kepada Siam Cement untuk menyalip semen Semen Indonesia,” ujarnya.

Setelah pembangunan Indarung VI, menurutnya, Semen Indonesia harus merencanakan pabrik yang baru lagi. “Karena kebutuhan semen tidak akan pernah turun sesuai dengan pertumbuhan ekonomi Indonesia,” katanya.

Di tempat yang sama Direktur Utama PT Semen Gresik Tbk Dwi Soetjipto mengatakan laba Semen Gresik Group terus meningkat. Semen Padang misalnya, dalam 6 tahun akhir laba terus naik mulai dari Rp60 miliar, hingga di 2011 lalu melonjak ke angka Rp728 miliar. “Kondisi ini jelas tidak terbayangkan ketika kita masih sendiri-sendiri,” katanya. Ref:Media Indonesia

WhatsAppShare