BNI Diminta Serius Soal Akuisisi Bahana

By gladwin | May 9, 2013
WhatsAppShare
HOT INFO !
Ujian CPNS akan dilaksanakan dengan sistem Computer Assisted Test (CAT).
Latihan Ujian CAT CPNS Wajib dipelajari untuk persiapan TES CPNS nanti.
Dapatkan Kisi Kisi Soal CAT CPNS, Info lengkap silakan --->> Klik Disini

Akuisisi Bahana – Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) meminta PT Bank BNI Tbk (BBNI) jika berniat mengakuisisi PT Bahana Pembinaan Usaha Indonesia (BPUI). Saat ini, BUMN masih mengkaji skema apakah yang akan dilakukan jika BNI jadi mengakusisi Bahana.

Gatot Trihargo, Deputi Kementerian BUMN Bidang Usaha Jasa, mengatakan skema pembelian itu termasuk dengan mekanisme akuisisi atau sistem lainnya. Sebab, BUMN masih menunggu kepastian BNI mengenai pelaksanaan mekanisme tersebut.

“Kami minta BNI agar lebih serius mengakuisisi Bahana , jika BNI sudah tentukan skemanya maka Kementerian BUMN akan putuskan PP, tinggal diputuskan untuk dijadikan sebagai anak perusahaan BNI atau membentuk holding,” katanya, Rabu (8/5/2013).

Menurut Gatot, saat ini banyak pihak yang tertarik dengan Bahana. Dan keyakinan BNI akan mempercepat proses akuisisi terhadap bahana jika tahun ini selesai. Kesiapan semua ini akan berlanjut dengan mempersiapkan ke tahap selanjutnya untuk berkonsultasi dengan DPR.

“Jika sudah serius akan dilakukan pembahasan di DPR terutama di Komisi VI dan XI, setelah itu kami akan membahas nasib Bahana kemudian,” katanya.

BNI menyiapkan dua opsi untuk masuk ke Bahana yaitu, membeli perusahaan BPUI (holding Bahana) termasuk utangnya sekitar Rp 1,2 triliun yang akan jatuh tempo pada 2050. Opsi kedua adalah membeli PT Bahana Securities anak usaha BPUI.

BNI bersikukuh membeli holding BPUI, karena ingin menjadi total solution perusahaan keuangan mulai dari perbankan, sekuritas, asuransi, manajer investasi hingga perusahaan modal ventura.

Sebelumnya, Direktur Utama Bank BNI Gatot M Suwondo mengatakan realisasi akuisisi BPUI tersebut diharapkan rampung pada 2013 karena sudah mengantongi restu dari Kementerian BUMN. “Kita inginnya akuisisi bisa selesai di tahun ini (2013),” tutur Gatot.

Kementerian BUMN sendiri sudah memberikan surat kepada BNI sejak 30 November 2012, yang isinya melakukan kajian opsi akuisisi BPUI.

BPUI memiliki program internal “quantum leap” sejak 2009 untuk menggenjot performa, melalui terobosan produk, layanan maupun perluasan pasar anak usaha BPUI, yakni, Bahana Securities, Bahana Artha Ventura, Bahana TCW Investment Management, dan Graha Niaga Tatautama.

Unit bisnis BPUI dengan BNI dapat saling melengkapi, misalnya, Bahana Artha Ventura yang berkutat di segmen mikro akan melengkapi penetrasi kredit BNI.

Sedangkan Bahana Securities yang kuat di segmen investment banking akan saling melengkapi dengan BNI Securities yang kuat di segmen ritel.

WhatsAppShare