Bencana Tsunami Bisa Mengganggu Ekspor BUMN Migas

By gladwin | March 14, 2011
WhatsAppShare
HOT INFO !
Ujian CPNS akan dilaksanakan dengan sistem Computer Assisted Test (CAT).
Latihan Ujian CAT CPNS Wajib dipelajari untuk persiapan TES CPNS nanti.
Dapatkan Kisi Kisi Soal CAT CPNS, Info lengkap silakan --->> Klik Disini

Kementerian BUMN menilai gelombang tsunami yang terjadi di Jepang akhir pekan lalu diperkirakan juga akan berpengaruh pada perusahaan BUMN terutama yang bergerak di sektor minyak dan gas (migas).

Menteri BUMN Mustafa Abubakar mengatakan pengaruh akan lebih banyak dirasakan pada hubungan perdagangan Indonesia dan Jepang. Dia mengatakan ekspor hasil produksi BUMN migas paling besar ke Jepang dan Korea Selatan.

Pengaruh bencana alam yang dialami oleh negara tetangga itu, lanjutnya, akan dibahas pada rapat kabinet terbatas bersama Presiden, di Bogor hari ini.

“Saya rasa akan memengaruhi sebagian. Mungkin yang terganggu hubungan perdagangan ekspor impor, termasuk kerjasama proyek [perusahaan] Indonesia di sana. Untuk pengaruh ke BUMN, seperti Pertamina pasti ada pengaruh terkait bisnis perminyakan. Begitu juga dengan gas kita [Indonesia]. Untuk proyek yang sudah running saya harap tidak akan terhambat,” ujarnya.

Namun, Mustafa memperkirakan pemulihan di Jepang pascatsunami tidak akan terlalu lama mengingat kemampuan Jepang yang tinggi.

“Pemerintah Jepang akan mengkalkulasikan kebutuhan dana untuk recovery. Kalau yang saya dengar, apa yang terjadi [bencana alam], dibandingkan dengan kemampuan Jepang yang cukup tinggi saya rasa mereka tidak lama untu recovery,” jelasnya.

Seperti diketahui, pada Jumat pekan lalu Jepang dilanda gempa sekitar 8,9 skala richter yang akhirnya menimbulkan gelombang tsunami. Menurut berita yang beredar setelah adanya bencana alam tersebut, Jepang diperkirakan mengalami kerugian sekitar Rp300 triliun. (faa)-bisnis

WhatsAppShare