Banyak Peserta Tes CPNS Aceh Tidak Hadir

By gladwin | January 1, 2011
WhatsAppShare
BERITA PENTING !
Ujian CPNS akan dilaksanakan dengan sistem Computer Assisted Test (CAT).
Latihan Ujian CAT CPNS Wajib dipelajari untuk persiapan TES CPNS nanti.
Ikuti Tryout CAT CPNS 2017, Info lengkap silakan -->> Klik Disini

Sekitar 1.441 peserta calon pegawai negeri sipil (CPNS) formasi umum tahun 2010 yang mendaftar di empat daerah di Aceh, ternyata tidak mengikuti ujian yang dilaksanakan secara serentak, Senin (27/12).

Dari 1.441 pendaftar yang tidak mengikuti ujian test tersebut, 635 di antaranya adalah CPNS yang mendaftar di Pemkab Aceh Timur. Tidak diketahui alasan peserta tersebut tidak mengikuti ujian. Tetapi panitia memperkirakan peserta mendaftar di dua tempat atau lebih.

“Sehingga saat ujian test peserta memilih pada salah satu tempat. Kita sudah rekap seluruh lembaran jawaban kerja, dan peserta yang absen mencapai 635 orang dari jumlah total 10.050 peserta,” ujar Kepala Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Aceh Timur, Bustami, tadi malam.

Dia menyebutkan, 635 peserta test CPNS yang absen berdasarkan hasil rekap dari berbagai disiplin ilmu di dua wilayah. 325 Peserta yang absen adalah pelamar pada tenaga dokter (S-1), Kebidanan dan keperawatan (D-III). Sementara 310 peserta lagi pelamar pada tenaga kependidikan (D-II dan S-1) dan tenaga tehnis.

Ketika disinggung jadwal pengumuman test CPNS Aceh Timur, Bustami mengaku belum mengetahui secara persis. Namun pihaknya mengatakan, secara serentak akan diumumkan oleh Biro Kepegawaian Pemerintah Aceh. “Paling cepat dua pekan mendatang, tapi itu belum jelas,” tandas Bustami.

Sementara di Pemkot Langsa, 258 peserta tidak hadir mengikuti test CPNS. Kepala BKKP Kota Langsa, Syahrul Taib melalui Kabid Pengembangan Zulfiqar, mengatakan tidak ada alasan jelas atas ketidakhadiran peserta.

Dia menduga, peserta yang tidak mengikuti ujian di Langsa kemungkinan mendaftar ganda pada kabupaten lain. “Pada saat berlangsungnya ujian mereka memilih di daerah yang peluang kelulusannya lebih besar,” ungkap Zulfiqar seraya mengatakan, bisa saja formasi yang dibuka pada kabupaten lain lebih banyak.

Dijelaskannya, pelaksanaan test CPNSD di Kota Langsa berjalan lancar,  peserta tidak hanya diawasi oleh pengawas, tetapi juga mendapat pengamanan dari personil Polres Langsa sebanyak dua orang petugas di setiap ruang.

Guna menghindari kebocoran, panitia daerah langsung mengirim berkas jawaban komputer milik peserta ke Banda Aceh dengan pengawalan aparat kepolisian. “Setelah melakukan pemilahan formasinya, pada Senin malam panitia ujian lokal langsung mengirim lembaran jawaban komputer ke panitia provinsi di Banda Aceh,” ungkapnya.

Lagi-lagi, dia mengharapkan peserta tes CPNS jangan mudah terpancing rayuan para calo, dengan dalih bisa meluluskan dengan kompensasi uang dalam jumlah puluhan juta rupiah sebagai pelicin pengurusan di tingkat provinsi. “Hal itu tidak benar, karena panitia provinsi independen dan tidak mungkin dapat diintervensi,” tegas Zulfiqar. sumber : waspada

WhatsAppShare