331 CPNS Kab Pamekasan Belum Menerima SK

By gladwin | March 14, 2011
WhatsAppShare
BERITA PENTING !
Ujian CPNS akan dilaksanakan dengan sistem Computer Assisted Test (CAT).
Latihan Ujian CAT CPNS Wajib dipelajari untuk persiapan TES CPNS nanti.
Ikuti Tryout CAT CPNS 2017, Info lengkap silakan -->> Klik Disini

Hasil tes penerimaan calon pegawai negeri sipil  (CPNS) Pamekasan pada 2010 belum kunjung tuntas. Meski diumumkan kelulusannya pada akhir Desember lalu, namun saat ini ada 331 lulus CPNS belum menerima SK.

Ini berbeda dengan daerah lain, yang sudah menerima SK bagi mereka yang lulus CPNS. Diduga tersendatnya SK CPNS Pamekasan ini karena termasuk dinilai bermasalah saat pelaksanaan tesnya oleh Kementrian PAN dan Reformasi Birokrasi.

Bahkan kabarnya, pihak Kementrian PAN dan Reformasi Birokrasi masih terus menelusuri kasus tersebut. M Sahur Abadi, Ketua FKMP,–sebuah LSM yang selama ini getol memonitoring penerimaan CPNS ini mengatakan hasil komunikasinya bahwa Kementerian PAN melakukan scan ulang terhadap lembar jawaban.  “Kami mendatangi Kementrian PAN, di sana berjanji akan melakukan scan ulang atau koreksi ulang atas LJK,” katanya, Senin (14/3).

Menurut Sahur, pihak pusat memutuskan melakukan scan atau koreksi ulang terhadap lembar jawaban peserta tes CPNS di tiga daerah karena diduga ada kecurangan dalam pemberian nilai peserta yang lulus. “Jika hasil scan ulang menunjukkan adanya kecurangan yang terencana, hasil tes akan dianulir,” ucapnya. “Selama proses ini berjalan pemerintah tidak akan mengeluarkan NIP,” tambahnya.

Anehmya pemerintah pusat memproses rencana scan ulang atas lembar jawaban peserta tes, Sekdakab Pamekasan Drs R Hadisoewarso mengaku pihaknya sudah menerima NIP peserta lulus tes, bahkan saat ini tinggal proses penerbitan SK penempatan. Rencananya SK itu akan diberikan Selasa (15/3) besok.

Ketua Dewam Pembina Lembaga Independent Pemantau Daerah (LIPDA) Drs Achmad Imam mengatakan perbedaan statemen Pemkab Pamekasan dengan pejabat di Kementrian PAN membuat bingung masyarakat. Pihaknya pun semakin berkeyakinan ada dugaan kuat permainan dalam pelulusan  tes CPNS di Pamekasan.

“Dugaan kecurangan dalam tes CPNS di Pamekasan ini  sudah terkuak. Itu semakin kuat setelah terjadinya perbedaan statemen antara daerah dan pusat. Pusat mengatakan NIP ditunda sebelum tuntas,  di daerah Pemkab mengaku NIP sudah turun. Ini tidak beres, ” kesalnya.

Bagaiman jika NIP itu benar benar telah turun dan ada di Pemkab Pamekasan? Imam maupun Sahur mengatakan sesuai janji Kementerian PAN, nanti akan ditarik kembali jika hasil scan ulang atas lembar jawaban menemukan adanya kecurangan yang terencana dan terorganisir. mas-surabayapost

WhatsAppShare